Puluhan Pemukim Israel Ratakan Belasan Rumah Warga Palestina di Dekat Jericho

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com – Ketegangan di Tepi Barat kembali meningkat setelah sekelompok pemukim Israel dilaporkan menghancurkan sedikitnya 15 rumah serta kandang hewan milik warga Palestina di desa al-Duyuk al-Tahta, wilayah dekat Jericho.

Bangunan yang dirusak sebagian besar berupa rumah semi permanen dan gubuk sederhana. Peristiwa ini disebut memaksa sejumlah keluarga meninggalkan tempat tinggal mereka.

Seorang warga desa, Mustafa Kaabneh, menuturkan bahwa sekitar 50 orang pemukim datang secara berkelompok. Mereka disebut memaksa penghuni keluar sebelum merobohkan bangunan dan mengambil sejumlah barang milik warga.

“Mereka datang dalam jumlah besar, sebagian membawa senjata dan mengenakan penutup wajah. Setelah itu alat berat didatangkan untuk meratakan bangunan,” ujarnya seperti dikutip AFP, Kamis (12/2/2026).

Warga lainnya, Bassem Kaabneh (23), mengklaim terjadi tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak saat proses pengosongan rumah berlangsung. Ia juga menyebut sejumlah barang pribadi turut dibawa pergi.

Baca Juga :  Mulai Akhir Januari, Singapura Perketat Masuk Negara: Penumpang Bisa Dicegah Sejak Bandara Asal

Salah satu pemilik rumah yang terdampak, Abu Audi al-Rajabi, mengatakan bangunannya telah berdiri lebih dari satu dekade dan tidak pernah menerima pemberitahuan resmi terkait pembongkaran.

Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah kabinet keamanan Israel menyetujui kebijakan baru yang memperluas kontrol administratif di wilayah Tepi Barat. Kebijakan tersebut membuka kemungkinan ekspansi permukiman dan pengelolaan sejumlah lokasi keagamaan oleh otoritas Israel, termasuk di area yang selama ini berada di bawah administrasi Otoritas Palestina sesuai Perjanjian Oslo.

Langkah tersebut menuai reaksi keras dari komunitas internasional. Israel sendiri telah menguasai Tepi Barat sejak 1967. Saat ini, sekitar tiga juta warga Palestina tinggal di wilayah tersebut. Di sisi lain, lebih dari 500.000 warga Israel menetap di berbagai permukiman dan pos terdepan di kawasan itu, yang oleh hukum internasional dianggap ilegal.

Baca Juga :  Hyundai Ioniq 9 Raih Gelar Mobil Premium Terbaik di Jerman 2026

Situasi keamanan di Tepi Barat dalam beberapa waktu terakhir terus menjadi sorotan menyusul meningkatnya ketegangan antara warga Palestina dan pemukim Israel. (Dta)

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB