Jakarta Utara, Porosjambimedia.com– Polemik yang melibatkan sebuah warung bakso di kawasan Jakarta Utara akhirnya menemui titik damai. Insiden pengusiran terhadap seorang lansia bernama Candra Harahap, yang diketahui merupakan pensiunan guru, diselesaikan melalui mediasi secara kekeluargaan.
Perwakilan warung bakso, Meidana, menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Candra Harahap setelah unggahan terkait kejadian tersebut menuai kecaman luas dari warganet. Permintaan maaf dilakukan dalam sebuah pertemuan yang turut disaksikan oleh aparat kepolisian setempat.
“Saya mewakili Bakso Pojoksari menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf atas kejadian yang sempat ramai di media sosial. Saya mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada Pak Candra Harahap,” ujar Meidana, Rabu (11/2/2026).
Pertemuan berlangsung di kediaman kontrakan Candra Harahap di wilayah Tipar Cakung, Jakarta Utara. Hadir dalam mediasi tersebut Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukapura, Aiptu Sudarmanto, serta beberapa warga sekitar sebagai saksi.
Dalam kesempatan itu, pihak warung bakso juga menyerahkan bingkisan sebagai bentuk itikad baik. Bingkisan tersebut diterima langsung oleh Candra Harahap.
“Saya berharap permintaan maaf ini diterima dengan tulus. Bingkisan ini kami berikan sebagai bentuk tanggung jawab dan penyesalan kami,” kata Meidana.
Menanggapi hal tersebut, Candra Harahap menyatakan telah memaafkan dan berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Kita hidup satu bangsa dan satu tanah air. Lebih baik saling memaafkan dan tidak menyimpan dendam,” ucap Candra.
Dengan adanya kesepakatan damai ini, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan tanpa memperpanjang konflik. (Khy)















