Keajaiban Medis: Pasien Bertahan Dua Hari Tanpa Paru-Paru Sebelum Transplantasi

- Redaksi

Minggu, 1 Februari 2026 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com– Dunia kedokteran mencatat terobosan luar biasa setelah seorang pasien berhasil dipertahankan hidup selama 48 jam meski tanpa paru-paru di dalam tubuhnya. Prosedur ekstrem ini dilakukan sebagai langkah penyelamatan nyawa menjelang transplantasi paru-paru yang sangat kompleks.

Pasien tersebut adalah seorang pria berusia 33 tahun yang sebelumnya tidak memiliki riwayat penyakit serius. Ia dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi sindrom gangguan pernapasan akut (Acute Respiratory Distress Syndrome/ARDS). Kondisinya terus memburuk selama beberapa minggu akibat infeksi lanjutan bakteri *Pseudomonas aeruginosa* yang menyebabkan pneumonia berat dan merusak jaringan paru-paru secara progresif.

Upaya pengobatan dengan antibiotik dan bantuan oksigen intensif tidak mampu menghentikan kerusakan organ. Infeksi yang tak terkendali akhirnya memicu kegagalan fungsi jantung dan ginjal, menempatkan pasien dalam kondisi kritis.

Baca Juga :  Berhasil Pangkas 38 Kg dalam Setahun, Wanita Inggris Ini Andalkan Diet 80/20

Profesor Ankit Bharat dari Northwestern University, yang memimpin tim medis, mengungkapkan bahwa pasien sempat mengalami henti jantung sesaat setelah tiba di rumah sakit. Tim medis harus melakukan resusitasi jantung paru (CPR) untuk menyelamatkan nyawanya.

Menurut Bharat, infeksi yang sangat agresif menyebabkan jaringan paru-paru pasien mengalami kerusakan permanen hingga tidak lagi berfungsi. Dalam kondisi tersebut, satu-satunya cara menghentikan penyebaran infeksi adalah dengan mengangkat kedua paru-paru, meskipun hal itu berarti pasien harus hidup tanpa organ vital tersebut.

Karena tubuh pasien terlalu lemah untuk langsung menerima paru-paru donor, tim medis menggunakan sistem oksigenasi darah dari luar tubuh guna mempertahankan sirkulasi oksigen. Pendekatan ini menciptakan jeda kritis antara pengangkatan paru-paru yang rusak dan waktu yang dibutuhkan agar tubuh pasien cukup stabil untuk menjalani transplantasi.

Baca Juga :  Pengemudi Tabrak Sejumlah Kendaraan di Gunung Sahari, Polisi Lakukan Penahanan

Kasus ini membuka peluang baru dalam dunia transplantasi, menunjukkan bahwa interval hidup tanpa paru-paru dapat menjadi strategi penyelamatan bagi pasien dengan infeksi paru yang sangat parah dan tidak responsif terhadap terapi konvensional. (Khy)

Berita Terkait

Kemenag Kerinci Matangkan Persiapan Pelaksanaan OMI Tingkat Kabupaten Tahun 2026
Kenali BPA pada Wadah Air Minum, Ini Langkah Bijak untuk Menjaga Keamanan Keluarga
4 Tips Cegah Kolesterol Naik Saat Idul Adha, Tetap Bisa Nik
Rutin Jalan Kaki 5.000 Langkah Setiap Pagi, Ini 2 Manfaat Besarnya untuk Kesehatan
5 Manfaat Sarapan 2 Telur Rebus Setiap Hari, dari Energi hingga Kesehatan Otak
Tumit Kasar dan Pecah-pecah? Ini 3 Cara Praktis Rekomendasi Doris Day
Manfaat dan Kandungan Gizi Ubi Rebus, Benarkah Cocok untuk Diet?
Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis di Sungai Penuh, Pendaftaran Dibuka Hingga Juni 2026
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB