Jakarta, Porosjambimedia.com– Polemik yang menimpa Suderajat, pedagang es kue tradisional yang sempat viral karena dicurigai menjual makanan berbahan tidak layak konsumsi, akhirnya berakhir secara kekeluargaan. Unsur TNI dan Polri dari wilayah Jakarta Pusat mendatangi langsung kediaman Suderajat untuk menyampaikan permohonan maaf sekaligus memberikan bantuan.
Kunjungan tersebut dilakukan oleh jajaran Kodim 0501/Jakarta Pusat bersama Polres Metro Jakarta Pusat di rumah Suderajat yang berada di Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kehadiran aparat bertujuan meredam polemik sekaligus memulihkan kondisi psikologis dan ekonomi pedagang yang terdampak pemberitaan viral tersebut.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen TNI Donny Pramono menyampaikan bahwa pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Pihak TNI secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami Suderajat dan keluarganya.
Dalam kesempatan itu, Dandim 0501/Jakarta Pusat menyerahkan sejumlah bantuan berupa peralatan rumah tangga dan perlengkapan penunjang usaha. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu Suderajat kembali berjualan dan melanjutkan aktivitas ekonominya.
Selain penyerahan bantuan, aparat yang terlibat juga menyampaikan pernyataan tertulis bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan secara damai. Kesepakatan ini menjadi bentuk komitmen bersama agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.
Pihak Kodim 0501/Jakarta Pusat juga memastikan adanya evaluasi internal atas insiden tersebut. Salah satu anggota yang terlibat telah dijatuhi sanksi disiplin sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bentuk tanggung jawab institusi.
Sebelumnya, Polres Metro Depok juga telah lebih dulu mengunjungi Suderajat dan memberikan dukungan berupa kendaraan operasional serta bantuan modal usaha. Langkah ini diambil sebagai upaya pemulihan ekonomi sekaligus bentuk empati kepada pedagang kecil yang terdampak kesalahpahaman. (Khy)















