KSAL Sebut 23 Prajurit Marinir Tertimbun Longsor Saat Latihan di Cisarua

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com– Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengungkapkan bahwa sebanyak 23 prajurit Korps Marinir terdampak bencana longsor yang terjadi di kawasan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Para prajurit tersebut diketahui tengah menjalani latihan sebelum penugasan pengamanan wilayah perbatasan Indonesia–Papua Nugini (RI–PNG).

Menurut Ali, latihan tersebut merupakan bagian dari persiapan tugas operasi. Namun, kondisi cuaca ekstrem berupa hujan deras yang mengguyur wilayah itu selama hampir dua hari diduga kuat menjadi penyebab terjadinya longsor.

“Hujan dengan intensitas tinggi terjadi cukup lama, sehingga memicu pergerakan tanah dan menyebabkan longsor yang menimpa area latihan, di mana prajurit kami berada,” ujar Ali usai menghadiri rapat bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (26/1/2026).

Baca Juga :  Sutradara dan keluarga tanggapi Kontroversi film Vina sebelum 7 hari

Ia menyampaikan hingga saat ini empat prajurit telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban lainnya yang belum ditemukan.

Proses evakuasi menghadapi sejumlah kendala, termasuk akses jalan yang sempit serta cuaca yang belum sepenuhnya membaik. Meski demikian, upaya pencarian tetap dilanjutkan dengan bantuan teknologi seperti drone, kamera termal, dan anjing pelacak.

Baca Juga :  Pemerintah Bayar Gaji 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih dari Dana APBN

Berdasarkan laporan, peristiwa longsor tersebut terjadi pada Sabtu (24/1) sekitar pukul 03.00 WIB, setelah wilayah Cisarua diguyur hujan deras disertai angin kencang selama dua hari berturut-turut. (Khy)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB