DPR Dorong Pengawasan Digital Program MBG, Kanal Aduan Publik Dinilai Mendesak

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com– Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dinilai membutuhkan sistem pengawasan yang lebih terbuka dan responsif. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menghadirkan platform pengaduan daring yang dapat diakses langsung oleh masyarakat.

Charles menilai, hingga kini masih banyak temuan di lapangan terkait kualitas makanan yang dibagikan melalui program MBG. Aduan yang diterimanya mencakup menu dengan kandungan gizi yang tidak sesuai standar hingga kondisi makanan yang dinilai tidak layak konsumsi, seperti basi, rusak, atau melewati masa kedaluwarsa.

Ia juga menyoroti masih ditemukannya penggunaan makanan olahan berlebihan atau *ultra-processed food* seperti sosis, nugget, dan produk tinggi gula dalam menu MBG. Menurutnya, praktik tersebut tidak sejalan dengan tujuan utama program yang berfokus pada peningkatan kualitas gizi anak dan kelompok rentan.

Baca Juga :  Sukses Tangani Stunting, Kota Sungai Penuh Terendah Tingkat Provinsi Jambi Dan Peringkat 2 Nasional

Untuk itu, Charles mengusulkan agar BGN membangun sistem pengaduan terintegrasi berbasis digital. Melalui kanal ini, masyarakat dapat melaporkan temuan secara cepat, lengkap dengan bukti pendukung, sehingga proses evaluasi dan perbaikan dapat dilakukan secara lebih efektif.

Ia menambahkan, pengadaan platform pengaduan bukanlah hal yang sulit mengingat besarnya anggaran yang telah dialokasikan pemerintah untuk pengembangan sistem digital. Charles bahkan menyebut keberhasilan aplikasi pengaduan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai contoh yang dapat direplikasi.

Baca Juga :  Jangan Salah Olah! Ini Cara Memasak Brokoli agar Gizinya Tetap Maksimal

Menurutnya, keberhasilan MBG tidak semata-mata diukur dari cakupan penerima manfaat, melainkan dari dampak nyata terhadap kesehatan dan status gizi masyarakat. Kehadiran kanal aduan publik diharapkan menjadi alat kontrol yang mendorong penyedia makanan untuk menjaga mutu dan keamanan pangan secara konsisten. (Khy)

Berita Terkait

Kemenag Kerinci Matangkan Persiapan Pelaksanaan OMI Tingkat Kabupaten Tahun 2026
Kenali BPA pada Wadah Air Minum, Ini Langkah Bijak untuk Menjaga Keamanan Keluarga
4 Tips Cegah Kolesterol Naik Saat Idul Adha, Tetap Bisa Nik
Rutin Jalan Kaki 5.000 Langkah Setiap Pagi, Ini 2 Manfaat Besarnya untuk Kesehatan
5 Manfaat Sarapan 2 Telur Rebus Setiap Hari, dari Energi hingga Kesehatan Otak
Tumit Kasar dan Pecah-pecah? Ini 3 Cara Praktis Rekomendasi Doris Day
Manfaat dan Kandungan Gizi Ubi Rebus, Benarkah Cocok untuk Diet?
Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis di Sungai Penuh, Pendaftaran Dibuka Hingga Juni 2026
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB