BNPB Kerahkan 1.201 Penerbangan Modifikasi Cuaca, Tekan Risiko Banjir dan Longsor di Sumatera

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Porosjambimedia.com Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengintensifkan upaya mitigasi bencana hidrometeorologi di Pulau Sumatera melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Hingga Januari 2026, sebanyak 1.201 penerbangan telah dilaksanakan guna mengendalikan curah hujan ekstrem yang berpotensi memicu banjir dan tanah longsor.

Langkah strategis ini dilakukan menyusul meningkatnya frekuensi bencana di sejumlah wilayah Sumatera dalam beberapa pekan terakhir. BNPB menilai cuaca ekstrem dapat menghambat proses evakuasi korban, distribusi bantuan, serta pemulihan infrastruktur pascabencana jika tidak dikendalikan sejak dini.

Skema Operasi dan Area Sasaran

Pelaksanaan OMC dilakukan melalui koordinasi teknis lintas instansi dengan tiga tahapan utama. Pertama, identifikasi awan yang memiliki kandungan uap air tinggi melalui pemantauan meteorologis. Kedua, penyemaian awan menggunakan bahan semai berupa natrium klorida (NaCl) dan kalsium oksida (CaO) yang disebarkan menggunakan pesawat. Ketiga, presipitasi dini, yakni memicu hujan turun lebih awal di wilayah aman sebelum awan bergerak menuju kawasan permukiman atau daerah rawan bencana.

Baca Juga :  Harga Terbaru Honda BeAT dan Yamaha Gear Ultima November 2025: Stabil, Pilih Irit atau Sporty?

Berdasarkan data BNPB pada periode 22 Desember 2025 hingga 14 Januari 2026, operasi modifikasi cuaca difokuskan pada tiga provinsi utama dengan rincian sebagai berikut:

  • Aceh: 449 sorti penerbangan dengan total bahan semai 431.600 kilogram
  • Sumatera Utara: 368 sorti penerbangan dengan total bahan semai 322.000 kilogram
  • Sumatera Barat: 384 sorti penerbangan dengan total bahan semai 381.325 kilogram
  • Upaya Menjaga Keselamatan dan Pemulihan

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menegaskan bahwa OMC menjadi instrumen penting dalam mengurangi intensitas hujan ekstrem. Menurutnya, langkah ini tidak hanya bertujuan melindungi masyarakat, tetapi juga memastikan keselamatan petugas di lapangan serta menjaga kelancaran pemulihan sosial dan ekonomi di wilayah terdampak.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Restui Renovasi 2 Juta Hunian Sosial, Fokus Perkotaan Jadi Prioritas

“Pengendalian hujan diperlukan agar proses evakuasi, perbaikan infrastruktur, dan distribusi logistik dapat berjalan tanpa hambatan cuaca,” ujarnya.

Imbauan untuk Masyarakat

BNPB mengingatkan bahwa meskipun operasi modifikasi cuaca terus dilakukan, potensi cuaca ekstrem tetap dapat terjadi. Masyarakat diminta untuk tetap waspada, menghindari aktivitas di kawasan rawan seperti bantaran sungai dan lereng curam, serta menjaga kebersihan lingkungan guna meminimalkan risiko banjir. (Sfw)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB