Warga London Gelar Aksi Besar Tolak Pembangunan Kedubes Baru China karena Kekhawatiran Mata-mata

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

London, Porosjambimedia.com – Gelombang penolakan terhadap rencana pembangunan gedung Kedutaan Besar China yang baru di London semakin menguat. Ratusan warga menggelar demonstrasi pada akhir pekan, menilai proyek tersebut berpotensi menjadi sarana aktivitas mata-mata Beijing di Inggris.

Aksi protes berlangsung di pusat kota London dengan pengamanan ketat. Para peserta aksi membawa berbagai poster bernada kecaman, seperti “Tolak Kedubes Mega China” dan “Bebaskan Hong Kong”. Sebagian demonstran menutup wajah mereka dengan masker dan syal demi menghindari identifikasi.

Rencana pemindahan kantor Kedubes China sebenarnya telah bergulir selama beberapa tahun. Beijing ingin memindahkan kantornya dari kawasan Marylebone ke area bersejarah dekat Menara London, bekas lokasi Royal Mint. Namun lokasi baru itu memicu kekhawatiran karena berada dekat infrastruktur komunikasi bawah tanah yang dinilai sensitif.

Kelompok pemerhati hak asasi manusia, Hong Kong Watch, menjadi salah satu pihak yang paling vokal menentang rencana tersebut. Direktur organisasi itu, Benedict Rogers, menyebut sangat mungkin bangunan baru nanti dimanfaatkan untuk kegiatan spionase dan pengawasan terhadap komunitas diaspora.

Baca Juga :  Pendaftaran Polri 2026 Segera Ditutup, Catat Jadwal Lengkap Akpol, Bintara, dan Tamtama

Menurutnya, pemerintah China selama ini kerap melakukan tekanan lintas negara terhadap para kritikus dan warga Hong Kong yang menetap di luar negeri. “Kami melihat pola intimidasi yang sistematis, dan gedung baru ini bisa menjadi alat untuk memperluas kontrol tersebut,” ujarnya.

Seorang demonstran asal Hong Kong bernama Brandon mengaku ikut turun ke jalan karena merasa terancam. Pria 23 tahun yang kini bekerja di sektor perbankan itu khawatir kedutaan baru akan difungsikan sebagai pusat operasi intelijen Beijing.

“Banyak dari kami pindah ke Inggris demi mencari kebebasan. Jika gedung itu berdiri, rasa aman kami bisa hilang,” katanya.

Kekhawatiran serupa juga disampaikan warga Hong Kong lain yang kini menetap di Manchester. Ia menilai fasilitas tersebut bukan hanya berisiko bagi Inggris, tetapi juga dapat menjadi pusat pemantauan untuk seluruh Eropa.

Baca Juga :  Buronan Top FBI Alejandro Rosales Castillo Diringkus Aparat Meksiko Usai 10 Tahun Pelarian

Isu ini semakin panas setelah media Daily Telegraph melaporkan bocoran rancangan bangunan kedutaan. Dalam dokumen tersebut disebutkan adanya ratusan ruangan tertutup, termasuk beberapa ruang rahasia yang lokasinya berdekatan dengan jalur kabel komunikasi bawah tanah.

Sejumlah anggota parlemen Inggris pun mendesak pemerintah meninjau ulang izin pembangunan demi alasan keamanan nasional. Pemimpin Partai Konservatif Kemi Badenoch bahkan turut hadir sebagai orator dalam aksi tersebut.

Keputusan akhir mengenai proyek kontroversial ini diperkirakan akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan. Pemerintah Inggris berada di bawah tekanan antara menjaga hubungan diplomatik dengan China dan melindungi keamanan dalam negeri. (Dta)

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB