Jakarta, Porosjambimedia.com – Aparat kepolisian berhasil mencegah potensi gangguan keamanan di wilayah Jakarta Timur melalui patroli gabungan yang digelar oleh Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur. Kegiatan tersebut berhasil menggagalkan rencana tawuran sekaligus aksi balap liar yang berisiko membahayakan keselamatan publik.
Patroli dilakukan pada Jumat (16/1) malam hingga Sabtu (17/1) dini hari dengan menyasar sejumlah titik rawan.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto menyebutkan, petugas menemukan sekelompok pemuda yang diduga kuat hendak melakukan aksi kekerasan dan pelanggaran lalu lintas.
“Petugas bergerak cepat dan terukur untuk mencegah terjadinya bentrokan maupun kecelakaan yang dapat merugikan masyarakat,” ujar Henik, Sabtu (17/1/2026).
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan berbagai barang bukti berbahaya. Di antaranya empat unit sepeda motor, sebilah celurit, satu anak panah, stik golf, selang, gayung berisi cairan keras, serta tiga unit telepon genggam.
Seluruh barang bukti beserta para pemuda yang terlibat kemudian diserahkan kepada kepolisian setempat untuk diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Henik menegaskan bahwa patroli gabungan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menciptakan rasa aman, khususnya di wilayah Ibu Kota. Kehadiran personel di lapangan dinilai efektif dalam menekan potensi tindak kriminal sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih luas.
“Setiap potensi gangguan kamtibmas harus dicegah sejak dini. Sinergi Brimob dan jajaran kewilayahan adalah bentuk pelayanan Polri agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tegasnya.
Ke depan, patroli terpadu akan terus dilakukan secara konsisten guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Masyarakat juga diimbau untuk segera melapor apabila menemukan gangguan keamanan melalui Call Center Polri di nomor 110. (Dla)















