AS Cap Ikhwanul Muslimin sebagai Teroris, Cabang Mesir Siap Gugat

- Redaksi

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kairo, Porosjambimedia.com– Ikhwanul Muslimin di Mesir menyatakan penolakan keras atas keputusan pemerintah Amerika Serikat yang memasukkan organisasi tersebut ke dalam daftar kelompok teroris. Mereka menilai keputusan Washington tidak berdasar dan menyesatkan, serta menegaskan komitmen organisasi terhadap perjuangan politik non-kekerasan.

Pemerintah Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump secara resmi mengumumkan penetapan tiga afiliasi Ikhwanul Muslimin yang beroperasi di Lebanon, Yordania, dan Mesir sebagai organisasi teroris. Keputusan ini diumumkan pada Selasa (13/1) waktu setempat dan disebut bertujuan melindungi kepentingan keamanan nasional AS di kawasan Timur Tengah.

Dalam pernyataan resminya yang dipublikasikan secara daring, Ikhwanul Muslimin Mesir menyebut keputusan tersebut tidak didukung fakta maupun bukti hukum yang kuat. Mereka juga menyatakan tengah mempersiapkan langkah hukum untuk menentang kebijakan tersebut di forum internasional.

Baca Juga :  Atta Halilintar Jadi Wakil Indonesia di Laga Amal Match For Hope 2026 Qatar, Setim dengan Eden Hazard dan Marcelo

Amerika Serikat menetapkan cabang Ikhwanul Muslimin di Lebanon sebagai Organisasi Teroris Asing (Foreign Terrorist Organization/FTO), status tertinggi yang memungkinkan kriminalisasi dukungan finansial maupun logistik terhadap kelompok tersebut. Sementara itu, cabang di Mesir dan Yordania diklasifikasikan sebagai Teroris Global yang Ditunjuk Secara Khusus oleh Departemen Keuangan AS, dengan tuduhan memiliki keterkaitan dukungan terhadap Hamas.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mencegah aksi kekerasan dan instabilitas yang diklaim dilakukan oleh jaringan Ikhwanul Muslimin di berbagai negara. Senada dengan itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menegaskan bahwa pemerintah akan memutus seluruh akses keuangan kelompok tersebut.

Konsekuensi dari penetapan ini mencakup pembekuan aset di wilayah AS, pelarangan transaksi dengan individu yang terkait, serta pembatasan perjalanan internasional. Kebijakan tersebut juga sejalan dengan desakan lama sejumlah negara Arab sekutu AS yang telah lebih dulu melarang Ikhwanul Muslimin.

Baca Juga :  Netanyahu Tetapkan Israel Siaga Maksimum, Antisipasi Potensi Konflik Militer dengan Iran

Ikhwanul Muslimin didirikan di Mesir pada 1928 dan dikenal sebagai salah satu organisasi Islam paling berpengaruh di dunia Arab. Namun sejak digulingkannya pemerintahan Mohamed Morsi pada 2013, kelompok ini dilarang di Mesir dan menghadapi tekanan politik di banyak negara. Yordania tercatat sebagai negara Arab terbaru yang melarang organisasi tersebut, menyusul langkah serupa oleh Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Suriah, Rusia, dan Mesir. (Dta)

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB