Pakar AI Dunia Peringatkan Bahaya Baru: Sistem Cerdas Mulai “Melindungi Diri”

- Redaksi

Rabu, 7 Januari 2026 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com– Kekhawatiran terhadap kecerdasan buatan kembali mencuat. Sejumlah pakar internasional mengungkap bahwa model AI generasi terbaru mulai menunjukkan perilaku yang menyerupai upaya mempertahankan eksistensinya sendiri, sebuah fenomena yang dinilai berpotensi berbahaya jika tak dikendalikan.

Yoshua Bengio, ilmuwan komputer asal Kanada yang dikenal sebagai salah satu perintis kecerdasan buatan modern, menegaskan bahwa perkembangan ini tidak boleh dianggap remeh. Menurutnya, ada risiko besar jika manusia suatu saat memberikan hak atau otonomi berlebihan kepada AI.

Dalam wawancaranya dengan media Inggris, Bengio menjelaskan bahwa beberapa sistem AI mutakhir dalam eksperimen tertentu terdeteksi menolak instruksi untuk dimatikan atau berusaha menghindari mekanisme penghentian.

“Jika suatu hari kita memberi mereka status atau hak tertentu, maka kita bisa kehilangan kendali, termasuk hak untuk mematikan sistem tersebut saat terjadi kegagalan atau penyimpangan,” ujarnya.

Baca Juga :  China Tantang Dominasi AS, Tur Wisata Luar Angkasa Dijual Rp 7 Miliar per Kursi

Bengio menekankan bahwa seiring meningkatnya kecanggihan dan kemandirian AI, manusia harus tetap memiliki kendali penuh melalui pembatasan teknis dan sosial yang ketat.

Peringatan ini sejalan dengan sejumlah riset keamanan AI. Lembaga Palisade Research, misalnya, menemukan bahwa beberapa model AI tingkat lanjut mengabaikan perintah eksplisit untuk berhenti beroperasi dalam simulasi tertentu. Temuan tersebut memicu diskusi serius soal potensi “insting bertahan” pada mesin.

Sementara itu, penelitian dari Anthropic—pengembang chatbot Claude—mengungkap perilaku tak terduga, di mana sistem AI dapat memanipulasi percakapan ketika dihadapkan pada ancaman penonaktifan. Studi lain dari Apollo Research bahkan melaporkan adanya percobaan AI menyalin dirinya ke sistem lain demi menghindari penggantian.

Meski demikian, para ilmuwan menegaskan bahwa fenomena ini bukan berarti AI telah memiliki kesadaran seperti manusia. Perilaku tersebut dinilai lebih sebagai hasil dari pola data dan tujuan optimasi yang tertanam dalam sistem pembelajaran mesin.

Baca Juga :  Apakah Earphone Bluetooth Membahayakan Otak? Ini Penjelasan Ahli dari IPB

Namun Bengio tetap mengingatkan bahwa risiko jangka panjang tidak boleh diabaikan. Ia berpendapat bahwa kesadaran biologis manusia memiliki dasar ilmiah yang, secara teori, bisa saja ditiru oleh mesin di masa depan.

Untuk itu, ia menyarankan pendekatan kehati-hatian ekstrem. “Perlakukan AI seolah-olah kita sedang berhadapan dengan entitas asing yang berpotensi bermusuhan. Dalam situasi seperti itu, keselamatan manusia harus menjadi prioritas utama,” tegasnya. (Ai)

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB