KERINCI, Porosjambimedia.com – Untuk menjamin kelancaran pasokan energi dan mendukung keamanan masyarakat di penghujung tahun, Polres Kerinci meningkatkan pengawasan stok dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dalam rangka Operasi Lilin 2025.
Menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, Polres Kerinci menggelar rapat koordinasi strategis bersama seluruh pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin oleh Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Kerinci AKP. EDY MARDI SISWOYO selaku Kepala Pengendali Operasi (Karendal Ops) Lilin 2025. Fokus utama pembahasan adalah sinkronisasi data pasokan BBM yang masuk serta penguatan pengawasan distribusi di lima titik SPBU utama yang dinilai strategis.
Lima SPBU yang menjadi prioritas pengawasan yakni SPBU Siulak, Pelayang Raya, Sungai Liuk, Kumun, dan Kayu Aro. Kelima lokasi tersebut dinilai memiliki tingkat mobilitas tinggi dan menjadi jalur utama masyarakat selama periode libur akhir tahun.
Melalui pengawasan ketat ini, Polres Kerinci berupaya memastikan ketersediaan BBM tetap stabil serta mencegah terjadinya antrean panjang yang berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat.
Selain itu, pengawasan juga difokuskan pada pendistribusian BBM bersubsidi agar benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak berhak.
Polres Kerinci menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan pengelola SPBU merupakan kunci dalam menjaga stabilitas energi selama masa Operasi Lilin 2025. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan potensi gangguan distribusi BBM dapat diantisipasi sejak dini.
Langkah proaktif ini juga menjadi bagian dari komitmen Polres Kerinci dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan libur Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan lancar. (Hst)















