Harga Kayu Manis Kerinci Masih Rendah, Bupati Monadi Soroti Lemahnya Standarisasi Produksi

- Redaksi

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci, Porosjambimedia.com — Bupati Kerinci, Monadi, mengungkapkan bahwa rendahnya harga komoditas kayu manis di Kabupaten Kerinci saat ini bukan semata-mata disebabkan oleh faktor pasar, melainkan akibat belum optimalnya standarisasi nasional dalam proses produksi kayu manis Kerinci (Korintje Cinnamon).

Hal tersebut disampaikan Bupati Monadi saat menghadiri Gathering Media Mitra Pemerintah Kabupaten Kerinci yang digelar di Aula Villa Weloza, Bukit Tengah, Siulak, pada Rabu (24/12/2025).

Menurut Monadi, hingga kini sebagian besar petani kayu manis di Kerinci masih mengandalkan metode pengolahan tradisional tanpa standar baku yang seragam. Kondisi ini menimbulkan sejumlah persoalan mutu, mulai dari kebersihan, kontaminasi, hingga ketidakkonsistenan kualitas, yang berpotensi menyebabkan produk ditolak di pasar internasional.

Baca Juga :  Wako Alfin Ajak IDI Kolaborasi Bangun Kualitas Layanan Kesehatan

“Padahal kayu manis Kerinci dikenal sebagai produk premium dan telah menembus pasar ekspor dunia. Namun tanpa standar produksi yang jelas, nilai jualnya menjadi rendah dan daya saingnya melemah,” ujar Monadi.

Ia menegaskan, kayu manis Kerinci sejatinya memiliki potensi ekonomi besar dan reputasi global, namun diperlukan langkah serius dari hulu ke hilir, terutama dalam penerapan standar nasional produksi di tingkat petani.

Pemerintah Kabupaten Kerinci, lanjut Monadi, mendorong adanya pengembangan standar produksi, peningkatan kualitas pascapanen, serta hilirisasi industri kayu manis agar mampu memberikan nilai tambah bagi petani dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Rutan Sungai Penuh Terapkan Inovasi STEREK QR Code untuk Tingkatkan Pengawasan Keamanan

“Jika standarisasi dan hilirisasi berjalan baik, harga kayu manis akan meningkat, petani sejahtera, dan posisi Kerinci sebagai sentra kayu manis dunia semakin kuat,” pungkasnya. (Sfw)

Berita Terkait

Gelar Bimwin Gelombang II Tahun 2026, Kemenag Kerinci Dorong Catin Siapkan Diri Menuju Keluarga Sakinah
PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital
Tinjau Pelaksanaan OMI Hari Terakhir, Kakan Kemenag Pastikan OMI Kabupaten Kerinci Berjalan Lancar
Buka OMI 2026, Kakankemenag Kerinci Dorong Peserta Tampil Maksimal hingga Tingkat Nasional
Dua Ekor Beruang Masuk Ladang dan Merusak Tanaman Warga di Kerinci, Warga Resah
Kemenag Kerinci Buka Peluang ASN Lanjut S1, 38 Pegawai Ikuti Sosialisasi Program Pendidikan
Jelang Manasik RA, Kemenag Kerinci Matangkan Persiapan dan Perkuat Kegiatan Islami
Bekali Calon Pengantin Membangun Keluarga Sakinah, Kemenag Kerinci Gelar Bimbingan Perkawinan
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB