SUMBAR, PorosJambiMedia.com – Provinsi Sumatera Barat bersiap memasuki babak baru pembangunan dengan dimulainya lima proyek strategis nasional bernilai total Rp10 triliun.
Proyek-proyek ini diharapkan menjadi tonggak transformasi infrastruktur dan ekonomi daerah dalam beberapa tahun mendatang.
Kepala Dinas PUPR Sumbar, Dodi Hanggodo, menyebut proyek tersebut meliputi pembangunan Flyover Sitinjau Lauik, Flyover GOR H. Agus Salim dan Siteba, Jalan Tol Sicincin–Bukittinggi, PLTS Terapung Danau Singkarak, serta pengembangan kawasan wisata Padang–Pesisir Selatan.
Proyek Flyover Sitinjau Lauik menjadi prioritas utama karena jalur ini dikenal ekstrem dan rawan kecelakaan. Tahap pertama akan dibangun sepanjang 2,7 kilometer, disusul tahap kedua pada 2027.
Sementara itu, dua flyover baru di Kota Padang akan mengurai kemacetan dan menjadi proyek pertama di Sumbar dengan sistem transportasi cerdas.
Pada sisi konektivitas regional, pembangunan Tol Sicincin–Bukittinggi sepanjang 58,7 kilometer akan memangkas waktu tempuh Padang–Bukittinggi menjadi hanya 30 menit.
Proyek ini merupakan bagian dari jaringan Tol Trans Sumatera (TTS) dan dikerjakan menggunakan teknologi BIM dan LiDAR untuk efisiensi di medan pegunungan.
Di sektor energi, pemerintah akan membangun PLTS Terapung Danau Singkarak sebagai langkah menuju energi bersih, dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan sosial masyarakat sekitar.
Selain itu, kawasan wisata Padang–Pesisir Selatan juga akan dikembangkan dengan peningkatan akses jalan dan pembangunan pelabuhan wisata di Carocok Tarusan guna memperkuat destinasi unggulan seperti Puncak Mandeh dan Pulau Cubadak.
Dodi menegaskan, “Kelima proyek ini bukan hanya memperkuat infrastruktur, tetapi juga menjadi dorongan bagi pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan investasi di Sumatera Barat.” Tegasnya. (Hst)
Sumber Berita : Timenews.id















