Menuju APBD Kabupaten Kerinci, : Kesejahteraan muncul atau hilang ?

- Redaksi

Senin, 23 Juni 2025 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fadhil ikhsan Mahendra (Koordinator ALIANSI BEM Nusantara Jambi Kerinci Sungai Penuh)

Porosjambimedia.com,Kerinci – Perubahan KUA–PPAS bukan hanya soal revisi angka. Ini adalah arah bagi pembangunan Kerinci. Dalam Rapat Paripurna DPRD pada 19 Juni lalu, Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., menyampaikan tiga poin utama:

1. Pendapatan Daerah turun sebesar Rp.67 miliar, terutama karena berkurangnya transfer dari pusat.

2. Belanja Daerah ikut dipangkas Rp.66 miliar dari target awal.

3. Pembiayaan Daerah naik sedikit, hasil dari audit BPK.

Langkah ini menunjukkan pemkab kerinci responsif terhadap tantangan fiskal nasional dan kondisi keuangan daerah.

Hukum dan konstitusi berbicara, jelas.

“UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik”.

“UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mewajibkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan anggaran”.

“Permendagri No 77 tahun 2020″ Tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah”.

“Permendagri No. 70 Tahun 2019 Tentang Sistem Informasi Pelayanan Daerah (SIPD)”.

Baca Juga :  Sekda Kerinci Zainal Efendi Buka Rakor Pelayanan Publik 2025: Dorong Transformasi Digital dan Komitmen Layanan Prima.

Namun, apa yang terjadi di Kabupaten Kerinci ?

Aktivis Kerinci Fadhil menyebutkan, minimnya Keterbukaan informasi dan partisipatif masyarakat dalam proses revisi perubahan KUA-PPAS tidak terlihat, padahal keduanya memiliki peran penting dalam mewujudkan transparansi, akuntabilitas, efektivitas pengelolaan keuangan daerah.

“Tanpa partisipasi publik yang nyata, proses perencanaan kehilangan maknanya. Pemangkasan dan pergeseran anggaran harus dijelaskan secara terbuka, sektor mana yang dipangkas, dan siapa yang terdampak, dengan demikian potensi konflik dapat terminimalisir” lanjut Fadhil.

Ia juga menyayangkan PAD Kabupaten Kerinci Stagnan di angka Rp.58 miliar. Padahal, Kerinci punya potensi alam luar biasa, Ini menunjukkan bahwa SDA dan SDM belum di kelola dan di berdayakan dengan optimal.

Sebagai bentuk solusi, Koordinator Aliansi BEM Nusantara Jambi Kerinci Sungai Penuh itu, menuntut kepada DPRD Kabupaten Kerinci dengan Tuntutan :

1. Publikasikan dokumen rancangan perubahan KUA-PPAS tahun anggaran 2025 sebelum finalisasi, baik melalui situs resmi pemerintah maupun media massa.

Baca Juga :  Didampingi Sekda Kerinci, Pj Bupati Asraf Tinjau Lokasi Calon Ibu Kota Kerinci Hilir

2. Evaluasi dan hapus anggaran seremonial, perjalanan dinas luar daerah, serta proyek tidak urgen yang membebani anggaran daerah.

3. Wajib dipublikasikan pagu anggaran dan perubahannya untuk masing-masing SKPD.

4. Semua pembahasan di DPRD mengenai anggaran harus bisa diakses publik melalui live streaming atau laporan harian.

Apabila tuntutan ini tidak di indahkan, akan kami di tindaklanjuti dengan gerakan selanjutnya.

“Kami tidak menolak perubahan KUA-PPAS. Kami hanya ingin memastikan apakah perubahan KUA-PPAS ini bisa menjawab kebutuhan rill masyarakat. Ingat masyarakat berhak untuk mengetahui, mengusulkan, dan berhak mengawal anggarannya”. Tutupnya.

Penulis : Fadhil ikhsan Mahendra (Koordinator ALIANSI BEM Nusantara Jambi Kerinci Sungai Penuh )

Editor : Hesty

Berita Terkait

Menerka Karakter Manusia Kerinci
PERMAHI Desak Pemerintah Cabut Izin Korporasi dan Blokir Sertifikat Pemilik Lahan yang Terbakar.
Gelar Bimwin Gelombang II Tahun 2026, Kemenag Kerinci Dorong Catin Siapkan Diri Menuju Keluarga Sakinah
HIMSAK mendesak Kapolda dan Danrem untuk turun dari jabatannya karna tidak ada penyelesaian kabut asap di provinsi Jambi
PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital
Tinjau Pelaksanaan OMI Hari Terakhir, Kakan Kemenag Pastikan OMI Kabupaten Kerinci Berjalan Lancar
Buka OMI 2026, Kakankemenag Kerinci Dorong Peserta Tampil Maksimal hingga Tingkat Nasional
Dua Ekor Beruang Masuk Ladang dan Merusak Tanaman Warga di Kerinci, Warga Resah
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB