TERUNGKAP! NINEK ULEK DAN NINIK HULAT ADALAH DUA TOKOH YANG BERBEDA

- Redaksi

Senin, 30 Desember 2024 - 22:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POROS, KERINCI – Menurut Bahri, Glr. (Depati Muncak Marajo Lih), Ninek Ulek yang Jirat (Petilasan nya) terletak di Desa Koto Dua Lama, Kecamatan Air Hangat (Semurup) ini terdiri dari 3 bersaudara:

1. Ninek Ulek
2. Ninek sbabau
3. Ninek Slaha

Bahri, Dpt Menuturkan, Disebut sebagai Ninek Ulek karena Konon katanya Ninek Ulek bisa menyembuhkan suatu penyakit kulit Pada anak-anak. Bahkan ada diantara penyakit kulit yang diderita oleh anak-anak sangat parah sehingga sampai menimbulkan belatung disekujur tubuh, dan Karena kepandaiannya dalam menyembuhkan penyakit aneh kala itu, sehingga ia digelari dengan sebutan Ninek Ulek.

Kiri : BAHRI, Dpt. Muncak Marajo Lih

Hal serupa juga diterangkan oleh kakak Bahri, Dpt., yaitu Nurmawi sebagai juru kunci, atau lazim disebut Tunggu umah Gedang atau Anak Butino Dalam.

Berdasarkan Penelusuran Crew Andalas Channel, untuk mengungkap Fakta Sejarah Apakah Sama halnya Ninik Hulat dengan Ninek Ulek yang bertempat di Desa Koto Dua Lama, Kecamatan Air Hangat, Semurup perlahan kian terang.
Antara Hulat atau Halit yang dituliskan pada Tambo Kerinci (TK) 35, Tanduk Bertulisan Rencong, Disimpan Singaraja Pait, Dusun Tengah Kuto Lolo, Mendapo Rawang)

TK. 145, Tanduk Bertulisan Rencong, Disimpan oleh Depati Simpan Bumi Tuo, Dusun Balai, Mendapo Semurup

TK.149, tanduk bertulisan rencong, Disimpan oleh Sutan Depati Pangga Tuo Dusun Balai, Mendapo Semurup

TK.160, Tanduk bertulisan rencong, Disimpan oleh Raja Simpan Bumi Tuo, Dusun Kuto Tuo, Mendapo Semurup

TK. 131, Buluh bertulisan  rencong Disimpan oleh Depati Suko Baju Tuo, Dusun Kuta Majidin, Mendapo Kemantan

TK. 132, Tanduk bertulisan rencong, Disimpan oleh Depati Suko Baju Tuo, Dusun Kuta Majidin, Mendapo Kemantan.

Yang mana pada setiap Tambo Kerinci ini menerangkan perihal Ninik Hulat yang mempunyai seorang ibu bernama Puti sani, dan Ayah Tuan Hasir atau tuan Hakir atau disebut juga dengan sebutan Ninik Paduka.

Baca Juga :  Bahasa Kias Kerinci, Identitas Budaya yang Mulai Tergerus Zaman

Adapun suami Ninik Hulat bernama Tuan Hakik datang dari sungai sarik, Minangkabau. Seterusnya Ninik Hulat dan Tuan Hakik mempunyai 5 orang Anak yaitu:

[1]. Riya caya ; [2] Hawang Malila; [3] Hintan Baginda; [4] Sadung/saladung siyah; [5] Sapicit.
Demikian ringkasan isi Tambo Kerinci yang masing-masing TK Isinya menerangkan hal yang serupa.

Suatu perbandingan lain yang menyatakan bahwa Ninek Ulek bukanlah Ninik Hulat juga dibantah oleh Rusdi Fahrizal, Dpt., Gelar Sigumi Putih Qudrat.
Ia mengatakan mustahil induk ditempatkan dibawah, sementara anak cucu ditempatkan di atas.
sementara itu, tatkala dahulunya lembah Kerinci masih digenangi oleh Air (Danau Purba), dan manusia ataupun Leluhur disaat itu umumnya mssih bermukim di atas bukit.

Baca Juga :  Polda Jambi Matangkan Strategi Penegakan Hukum KUHP Baru, Hukum Adat Didorong Jadi Instrumen Restoratif
Rusdi Fahrizal, Dpt., Glr. Sigumi Qudrat (Tokoh Adat- Semurup)

Tentu tutur yang lebih tinggi ataupun Tua yang mestinya berada di atas (Daerah diatas bukit), seperti Petilasan Rajo Cayo dan anaknya sengadu Dubalang yang terletak di Koto Maru Tinggi Bukit Peninjau Laut, Syech Mahudun Sati di Gunung Sati Talang Melindung/Koto limau serin, Siak Rajo di Talang beneo, Kemantan, Siak lengih di Koto Pandan, indar bayang di Koto jelatang/Hiang Tinggi. dan Danau Kerinci saat ini merupakan sisa dari Danau Purba yang menggenangi lembah Kerinci saat itu.

Berdasarkan data dan fakta yang ada lewat penelusuran Andalas Channel, semakin memperjelas bahwasanya Ninek Ulek bukanlah Ninik Hulat seperti yang diamsumsikan oleh sebagian besar masyarakat.

Sementara itu, Pemerhati Adat, Budaya dan sejarah Sakti Alam Kerinci, Safwandi, Dpt mengatakan keberadaan Petilasan Ninik Hulat dan juga Suaminya Tuan Hakik sejauh ini belum diketahui.

Simak Tayangan Video terkait Judul disini

Penulis : Red

Berita Terkait

Mubes Perdana Debalang Provinsi Jambi Digelar, Pengurus Kabupaten/Kota Satukan Komitmen Perkuat Marwah Adat
Ramli Taha Dorong Debalang Jambi Bangun Fondasi Organisasi hingga Tingkat Kabupaten dan Kota
H. Ramli Thaha Terpilih Aklamasi Pimpin Debalang Negeri Sepucuk Jambi 2026–2030
Luhah Depati Kepalo Sembah Tegaskan Amanah Adat dan Susunan Paramenti Jelang Kenduri Sko Tigo Luhah Semurup
ISMI Kerinci–Sungai Penuh Resmi Dilantik, Bupati Monadi Dorong Penguatan Peradaban Melayu
FGD Universitas Jambi Bedah Peran Kenduri Sko sebagai Instrumen Resolusi Konflik Politik Pasca Pilkada di Kerinci
IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat
Penyatuan Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci Jadi Komitmen Bersama Alfin dan Monadi
Berita ini 425 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB