Ekspor Produk Elektronik Rumah Tangga Indonesia Meningkat ke Pasar Mesir Tahun 2024

- Redaksi

Minggu, 29 September 2024 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POROS, KAIRO – Pasar peralatan elektronik rumah tangga tersegmentasi menjadi peralatan rumah tangga utama seperti lemari pendingin, oven, mesin pembuat kopi dan teh, pengolah makanan, water dispenser, pemanggang roti, penyedot debu, blender, mixer dan setrika. Produk elektronik rumah tangga produksi Indonesia ini digemari hingga mancanegara, seperti Mesir. Ini karena kualitas produk yang baik dengan harga terjangkau.

“Ini membuktikan kualitas produk-produk kita tidak kalah dengan negara lain dan mendapat respons yang baik dengan harga yang kompetitif di pasar Mesir,” ujar Duta Besar Indonesia untuk Mesir, Dr. Lutfi Rauf. Hal ini dipaparkan Dubes RI untuk Mesir ini dalam Forum Bisnis dan Malam Apresiasi Agen dan Distributor Produk Elektronik Indonesia dan Sosialisasi Trade Expo Indonesia (TEI) 2024 yang digelar di Hall Jaz Makadi Star Resort, Hurghada yang berlangsung pada 28 September 2024.

Pendiri perusahaan UK Device Manufacturing, Ahmad Ragab Al Kalla, pemegang merek dagang Black & White yang juga penerima Trophy Primaduta Award dari pemerintah Indonesia secara lugas memuji kualitas produk elektronik Indonesia. Ini berarti produk Indonesia terbukti memenuhi selera konsumen Mesir. Pihaknya mengimpor produk elektronik yang sudah jadi dan ada juga yang berbentuk komponen elektronik dan dirakit di pabrik kawasan Industri 6 October City, Giza.

Baca Juga :  Breaking News, Sepuluh tentara di Harsil hilang diseret banjir bandang!

“Para pelanggan baik di Utara hingga Selatan Mesir sangat menggemari produk elektronik rumah tangga Indonesia karena mampu bersaing dengan kualitas elektronik brand – brand ternama dunia,” ungkap Kalla.

Ahmad Kalla dalam 10 tahun terakhir telah memegang keagenan tunggal sejumlah merek dagang produk elektronik rumah tangga Indonesia untuk pasar Mesir diantaranya, Maspion, Polytron, Miyako dan OK Appliances.

Lebih lanjut, Dubes Lutfi mengapresiasi kerja sama dagang yang sudah dibangun UK Device Manufacturing Mesir dengan pihak Indonesia. Tanpa ketekunan grup importir asal Provinsi Manoufiya ini, performa kualitas produk Indonesia tidak akan dapat dirasakan publik Negeri Para Nabi ini.

“Selaku Duta Besar RI di Kairo, saya mengapresiasi usaha keras keluarga Besar Ahmed Ragab Kalla yang telah membangun persaudaraan jiwa dan juga persaudaraan produk yang mempromosikan lebih banyak lagi aneka ragam produk elektronik Indonesia,” urai Dubes Lutfi.

Dubes Lutfi juga merespons terkait masih tingginya bea masuk barang elektronik rumah tangga ke Pasar Mesir yang mencapai 60%, hal ini telah menjadi salah satu pokok pembahasan dalam sidang pertama Joint Trade Committee (JTC) Indonesia – Mesir pada 31 Juli 2024 yang lalu, dan harapan kedua negara agar segera terlaksana pembahasan pengurangan tarif dan Free Trade Agreement kedua negara.

Baca Juga :  Trump Hebohkan Dunia, Klaim Diri sebagai Presiden Transisi Venezuela

Atase Perdagangan KBRI Kairo, M. Syahran Bhakti S menambahkan pada Januari-Juni 2024, Indonesia sebagai negara pengekspor produk elektronika, lemari pendingin urutan ke-7 yang masuk ke pasar Mesir. Pada Januari-Juni 2024 ekspor produk elektronik lemari pendingin HS Code (8418) asal Indonesia sebesar USD 5,45 juta atau meningkat 87,87% dibanding periode yang sama tahun 2023 sebesar USD 2,9 juta. Atdag Syahran menunjukkan dengan adanya peningkatan ekspor ini masih memberi peluang yang besar masuknya beragam produk elektronika Indonesia ke Pasar Mesir.

Penulis : Robi

Sumber Berita : Dubes cairo, Mesir

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 125 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB