Kerinci, Porosjambimedia.com – SMAN 4 Kerinci sukses menyelenggarakan kegiatan parenting bertema “Kolaborasi Orang Tua dan Sekolah untuk Kesehatan Mental Anak” yang berlangsung pada Senin (25/5/2026) di ruang kelas SMAN 4 Kerinci, Desa Tutung Bungkuk, Kecamatan Siulak.
Kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua siswa dalam membangun pemahaman bersama terkait pentingnya menjaga kesehatan mental anak, khususnya di usia remaja dan di tengah tantangan era digital saat ini.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SMAN 4 Kerinci, Nelly Afrianty, S.Si., M.Pd., yang didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Julina, S.Pd. Keduanya turut memandu jalannya kegiatan dari awal hingga selesai.
Kegiatan parenting ini diikuti oleh para orang tua siswa kelas X SMAN 4 Kerinci. Materi disampaikan langsung oleh guru Bimbingan Konseling (BK), Ely Gusrianti, S.Pd., yang juga dikenal sebagai ahli hipnoterapi profesional, bersama tim guru BK SMAN 4 Kerinci lainnya.
Dalam pemaparannya, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali kondisi emosional anak, membangun komunikasi yang sehat dalam keluarga, serta cara mendampingi anak remaja agar tumbuh sesuai minat dan bakatnya tanpa tekanan berlebihan dari orang tua.
Waka Kurikulum SMAN 4 Kerinci, Julina, S.Pd., mengaku pihak sekolah sangat terkejut dengan tingginya antusias para orang tua siswa yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Kami sangat tidak berekspektasi kalau orang tua siswa akan seantusias ini. Hampir 80 persen orang tua siswa kelas X hadir mengikuti kegiatan, sehingga pihak sekolah harus melakukan penambahan kursi,” ujarnya.
Kepala sekolah Saat dikonfirmasi Nelly Afrianty, menyampaikan bahwa kegiatan parenting ini juga menjadi ajang introspeksi dan refleksi diri bagi para orang tua dalam memahami pola pengasuhan anak di masa sekarang.
Ia menjelaskan bahwa orang tua perlu memahami kondisi psikologis anak remaja yang memiliki tantangan berbeda dibandingkan generasi sebelumnya, terutama terkait penggunaan gadget, emosi, komunikasi, hingga rasa percaya diri anak.
“Melalui kegiatan ini, orang tua diajak memahami bagaimana membimbing dan mendidik anak-anak di usia remaja agar mereka tetap terarah sesuai minat dan bakatnya tanpa memaksakan kehendak orang tua,” tambahnya.
Pihak sekolah berharap kegiatan parenting seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk sinergi antara sekolah dan keluarga dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, nyaman, dan mendukung perkembangan mental siswa.
Dengan semangat “Sekolah Ramah” dan “Pendidikan Bermutu untuk Semua”, SMAN 4 Kerinci berkomitmen terus menghadirkan program-program positif demi mendukung tumbuh kembang peserta didik secara akademik maupun emosional. (Hst)















