JAMBI, Porosjambimedia.com – Provinsi Jambi dipercaya menjadi tuan rumah debat perdana calon Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026–2029 dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI. Kegiatan tersebut digelar di BW Luxury Hotel Jambi, Sabtu (09/05/2026).
Debat kandidat ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris, anggota DPR RI A. Bakrie dan Rocky Candra, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Kapolda Jambi, Ketua Umum BPP HIPMI periode 2022–2025 Akbar Himawan Buchari, serta pengurus BPD dan BPC HIPMI dari berbagai daerah di Indonesia.
Empat kandidat calon Ketua Umum BPP HIPMI tampil dalam debat perdana tersebut, yakni Reynaldo Bryan, Ade Jona Prasetyo, Afifuddin Kalla, dan Anthony Leong.
Usai menghadiri kegiatan, Gubernur Al Haris menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Provinsi Jambi sebagai lokasi pelaksanaan debat pertama Munas HIPMI XVIII.
Menurutnya, hal ini menjadi bukti bahwa Jambi semakin diperhitungkan dalam perkembangan dunia usaha dan organisasi pengusaha muda nasional.
“Ini menunjukkan bahwa Jambi menjadi daerah yang berkembang pesat bagi HIPMI. Kita juga berharap semakin banyak pengusaha muda Jambi yang mampu tampil di tingkat nasional,” ujar Al Haris.
Ia menilai potensi generasi muda di Jambi cukup besar, terutama dalam sektor usaha kreatif dan inovatif yang kini mulai berkembang dan mampu bersaing secara nasional.
Al Haris berharap momentum Munas HIPMI XVIII dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk memperkuat jejaring bisnis sekaligus meningkatkan kontribusi pengusaha muda terhadap pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.
Sementara itu, Ketua Umum BPP HIPMI 2022–2025, Akbar Himawan Buchari, mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jambi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Munas HIPMI XVIII.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur dan seluruh jajaran yang telah menyambut dengan sangat baik. Para kandidat juga telah melakukan konsolidasi dan silaturahmi sejak tadi malam di Jambi,” katanya.
Menurut Akbar, debat kandidat menjadi momentum penting bagi para calon ketua umum untuk menyampaikan visi, gagasan, dan program strategis bagi kemajuan HIPMI ke depan.
“HIPMI harus menjadi mitra strategis pemerintah dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh kandidat menjaga solidaritas dan menjadikan debat sebagai ajang bertukar ide serta memperkuat kolaborasi.
“Kita semua keluarga besar HIPMI. Debat ini bukan untuk saling menjatuhkan, tetapi untuk menghadirkan program yang bisa diwujudkan bersama pemerintah,” tambahnya.
Ketua BPD HIPMI Jambi, Fadhillah Hasrul, menyebut debat di Jambi merupakan rangkaian pertama dari agenda Munas HIPMI XVIII. Debat kedua dijadwalkan berlangsung di Bali pada 23 Mei 2026, sedangkan debat final akan digelar di Jakarta.
“Alhamdulillah Jambi dipercaya menjadi tuan rumah debat pertama. Semoga seluruh rangkaian Munas berjalan lancar dan membawa dampak positif bagi kemajuan HIPMI,” tutupnya. (Hst)















