Porosjambimedia.com– Ubi Rebus kembali menjadi pilihan makanan sehat yang digemari masyarakat. Selain rasanya yang manis alami dan teksturnya yang lembut, makanan tradisional ini kini juga banyak dikreasikan dengan berbagai tambahan seperti butter dan cream cheese.
Di balik kesederhanaannya, ubi rebus ternyata memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap dan bermanfaat bagi kesehatan. Tak heran jika makanan ini kerap direkomendasikan sebagai alternatif menu sehat, termasuk bagi mereka yang sedang menjalani program diet.
Kandungan Gizi Ubi Rebus
Dalam satu porsi ubi rebus sekitar 100 gram, terdapat sekitar 110 kalori. Selain itu, ubi juga mengandung berbagai nutrisi penting seperti:
- Karbohidrat: 24 gram
- Protein: 2 gram
- Serat: 4 gram
- Kalium: 330 mg
- Kalsium: 40 mg
- Vitamin C: 18 mg
Tak hanya itu, ubi juga mengandung antioksidan, zat besi, vitamin B, serta senyawa alami seperti saponin dan tanin yang baik untuk tubuh.
Manfaat Ubi Rebus untuk Kesehatan
Kandungan nutrisi tersebut membuat ubi rebus memiliki banyak manfaat, di antaranya:
- Menjaga kesehatan pencernaan berkat kandungan serat tinggi
- Mendukung kesehatan mata karena kaya beta-karoten (vitamin A)
- Membantu mengontrol kadar gula darah
- Meningkatkan daya tahan tubuh dan energi
- Menjaga kesehatan jantung
- Berpotensi memperlambat pertumbuhan sel abnormal
Menariknya, meski dimasak dengan cara direbus, ubi tetap mampu mempertahankan bahkan meningkatkan nilai gizinya dibandingkan metode pengolahan lain.
Apakah Ubi Rebus Cocok untuk Diet?
Ubi rebus dinilai cocok untuk diet karena mengandung karbohidrat kompleks dan serat tinggi yang membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Selain itu, kalorinya juga relatif lebih rendah dibandingkan nasi.
Sebagai panduan, konsumsi ubi rebus sekitar 100–150 gram atau 1–2 buah ukuran sedang dapat dijadikan pengganti satu porsi nasi. Namun, penting untuk menghindari tambahan gula, susu kental manis, atau topping tinggi kalori lainnya agar manfaat diet tetap optimal.
Untuk hasil terbaik, kombinasikan ubi rebus dengan sumber protein seperti ayam atau ikan, serta sayuran agar kebutuhan gizi tetap seimbang. (Hst)















