SUNGAI PENUH, Porosjambimedia.com– Semangat Hari Kartini terasa kuat di Kota Sungai Penuh. Dharma Wanita Persatuan (DWP) setempat menggelar fashion show dan lomba lagu daerah di Gedung Nasional, sebagai bentuk perayaan sekaligus pelestarian budaya lokal.
Kegiatan ini melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam Dharma Wanita. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, acara juga dirangkaikan dengan festival batik dan busana khas Sungai Penuh, yang menampilkan kekayaan budaya daerah secara elegan dan kreatif.
Lomba lagu daerah menghadirkan dewan juri dari kalangan penyanyi dan seniman senior. Kehadiran mereka memberikan penilaian yang objektif sekaligus mendorong peningkatan kualitas seni para peserta.
Sejumlah pejabat turut hadir memeriahkan kegiatan ini, di antaranya Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, Ketua GOW, Sekretaris Daerah Alpian, perwakilan Polres Kerinci, Kodim, Ketua DPRD, kepala SKPD, serta tamu undangan lainnya.
Ajang ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga wujud dukungan terhadap karya anak daerah. Terutama dalam mengembangkan potensi di bidang seni, busana, batik, hingga sektor UMKM.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini mampu menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas.
“Kegiatan seperti ini sangat positif. Selain menjadi wadah kreativitas, juga mendorong kemajuan UMKM dan memperkenalkan potensi daerah ke masyarakat luas,” ujarnya.
Ia juga berharap pelaku UMKM di Sungai Penuh terus berkembang dan mampu menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional, termasuk ke wilayah Kabupaten Kerinci dan sekitarnya.
Mengusung tema “Perempuan Berdaya, Berkarya, dan Melestarikan Budaya Daerah”, kegiatan ini merefleksikan semangat Kartini. Perempuan didorong untuk terus maju, kreatif, serta berperan aktif dalam pembangunan dan pelestarian budaya. (MC. KOMINFO)















