Makna dan Sejarah Ketupat Lebaran, Tradisi yang Tak Pernah Hilang

- Redaksi

Senin, 23 Maret 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Porosjambimedia.com– Ketupat telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Hari Raya Idulfitri di Indonesia. Hampir di setiap rumah, hidangan ini selalu tersaji sebagai pelengkap makanan khas Lebaran bersama opor ayam, rendang, hingga sayur buncis.

Menjelang hari raya, para pedagang pun mulai ramai menjual anyaman daun kelapa muda sebagai pembungkus ketupat. Hal ini menunjukkan bahwa tradisi tersebut masih terus dilestarikan oleh masyarakat hingga kini.

Ketupat sendiri merupakan makanan khas Asia Tenggara yang dibuat dari beras yang dimasukkan ke dalam anyaman daun kelapa muda atau daun palma. Beras tersebut kemudian direbus hingga matang dan padat, sehingga menghasilkan tekstur khas yang siap disantap bersama lauk-pauk Lebaran.

Tradisi menghadirkan ketupat saat Lebaran ternyata memiliki sejarah panjang. Berdasarkan berbagai sumber, kebiasaan ini erat kaitannya dengan dakwah Sunan Kalijaga dalam menyebarkan ajaran Islam di tanah Jawa. Ketupat digunakan sebagai simbol pendekatan budaya, menggabungkan nilai-nilai Islam dengan tradisi lokal yang sudah berkembang sebelumnya.

Baca Juga :  Safari Ramadhan di Lempur Kerinci,  Wali Kota Sungai Penuh Alfin Hadiri Langsung Kunjungan Gubernur Jambi

Seiring waktu, ketupat tidak hanya menjadi makanan, tetapi juga simbol akulturasi budaya dan kebersamaan dalam masyarakat Indonesia. Tradisi ini menyebar luas ke berbagai daerah, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan hingga Sulawesi.

Lebih dari sekadar hidangan, ketupat juga memiliki makna filosofis yang mendalam. Dalam tradisi Jawa, ketupat sering diartikan sebagai “ngaku lepat” yang berarti mengakui kesalahan. Filosofi ini sejalan dengan momen Lebaran yang identik dengan saling memaafkan.

Baca Juga :  Petani Karet di Muaro Jambi Diserang Beruang Liar, Alami Luka Serius di Wajah dan Paha

Dengan menyantap ketupat, umat Islam diharapkan dapat merefleksikan diri, mengakui kesalahan, serta mempererat tali silaturahmi dengan sesama. Nilai inilah yang menjadikan ketupat bukan hanya makanan khas, tetapi juga simbol spiritual dan budaya yang terus hidup dalam perayaan Lebaran.

Tradisi ketupat pun menjadi pengingat bahwa Hari Raya Idulfitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang kebersamaan, keikhlasan, dan saling memaafkan. (Sfw)

Berita Terkait

Mubes IV PMHKS Digelar, Irfan Hermawan Terpilih Nahkodai Kepengurusan Baru
Baru Diluncurkan, Freelander 8 Raup 5.000 Pesanan Hanya dalam 12 Jam
4 Ide Kreatif Memanfaatkan Botol Parfum Bekas agar Tak Berakhir Jadi Sampah
Presiden Club UNJA Resmi Terbentuk, Himpun Presiden Mahasiswa Lintas Generasi untuk Mengabdi bagi Almamater dan Bangsa
Sah! Reval Kurniawan Nahkodai MMA Jambi. Era Baru Dimulai :  MMA Jambi Siap Guncang Oktagon Nasional !
Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Lomba Stand Up Comedy Polda Jambi Sukses Hibur Masyarakat
Dukung Pemasyarakatan yang Lebih Baik- Staf Menteri IMIPAS Resmikan Gerai Puskopasindo Kanwil Ditjenpas Jambi
Tingkatkan Profesionalisme, Polda Jambi Gelar Rakernis Gabungan Bidkum dan Bidhumas TA 2026
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB