Jakarta, Porosjambimedia.com- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah lepas pantai negara kepulauan Vanuatu pada Sabtu (14/2) sekitar pukul 13.30 waktu setempat. Getaran dirasakan cukup kuat oleh warga di sejumlah wilayah pesisir, namun tidak menimbulkan ancaman tsunami.
Berdasarkan laporan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), pusat gempa berada sekitar 50 kilometer di sebelah barat Port Olry, yang terletak di pulau Espiritu Santo. Gempa terjadi di kedalaman menengah dan terasa selama kurang lebih satu menit.
Pihak Pusat Peringatan Tsunami Pasifik memastikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi memicu tsunami di kawasan Samudra Pasifik. Meski demikian, getaran cukup mengejutkan warga dan wisatawan di sekitar pantai.
Seorang staf resor setempat bernama Angelic Frank mengatakan getaran terasa cukup kuat hingga membuat peralatan makan bergetar. Namun, ia memastikan tidak ada benda yang jatuh atau kerusakan yang terlihat di sekitar lokasi.
“Kami merasakan getaran cukup lama, tetapi tidak ada kerusakan. Beberapa orang sempat khawatir, namun situasi tetap terkendali,” ujarnya.
Wilayah Vanuatu memang dikenal rawan gempa karena berada di kawasan cincin api Pasifik, zona yang aktif secara tektonik. Gempa dengan berbagai kekuatan kerap terjadi di wilayah ini.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berdampak pada wilayah Indonesia dan tidak berpotensi tsunami. Masyarakat pesisir Indonesia juga diimbau tetap tenang karena tidak ada ancaman bahaya dari gempa tersebut. (Dta)















