Jakarta, Porosjambimedia.com – Teh dikenal sebagai minuman menyehatkan yang kerap dikonsumsi setiap hari, baik untuk menemani sarapan, bersantai, maupun menjaga tubuh tetap hangat. Kandungan antioksidan di dalamnya sering dikaitkan dengan berbagai manfaat bagi kesehatan.
Namun, kebiasaan sederhana saat menyeduh teh ternyata dapat mengurangi bahkan menimbulkan risiko tersembunyi. Salah satu faktor yang jarang diperhatikan adalah jenis kantong teh celup yang digunakan.
Kantong Teh Tak Selalu Aman
Tak semua kantong teh celup dibuat dari bahan alami. Meski banyak produk kini menggunakan kertas atau serat tumbuhan, sebagian kantong teh masih mengandung bahan sintetis seperti nilon atau polipropilena agar tidak mudah robek saat diseduh.
Masalahnya, ketika kantong teh berbahan plastik terkena air panas, ada kemungkinan partikel kecil plastik ikut terlepas ke dalam minuman. Partikel inilah yang dikenal sebagai mikroplastik dan nanoplastik.
Sejumlah penelitian laboratorium menunjukkan bahwa paparan panas dapat memicu pelepasan partikel plastik dalam jumlah sangat kecil namun signifikan. Artinya, tanpa disadari, secangkir teh bisa menjadi salah satu sumber masuknya mikroplastik ke dalam tubuh.
Risiko Mikroplastik bagi Kesehatan
Mikroplastik bukan sekadar partikel asing. Benda ini sering membawa zat kimia tambahan yang digunakan dalam proses pembuatan plastik. Zat tersebut berpotensi mengganggu keseimbangan biologis tubuh.
Penelitian eksperimental menunjukkan bahwa partikel mikroplastik dapat berkontribusi pada peradangan, stres oksidatif, serta memengaruhi sistem hormon tertentu. Beberapa senyawa yang menempel pada plastik juga diduga memiliki sifat menyerupai hormon alami tubuh.
Meski riset mengenai dampak jangka panjang mikroplastik pada manusia masih terus berkembang, para ahli sepakat bahwa mengurangi paparan merupakan langkah yang bijak.
Cara Tetap Aman Menikmati Teh
Bagi pencinta teh, bukan berarti kebiasaan ini harus dihentikan. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk tetap menikmati teh dengan lebih aman.
Memilih teh dengan kantong bebas plastik, menggunakan teh celup berbahan kertas alami, atau beralih ke teh seduh tanpa kantong dapat membantu mengurangi risiko paparan mikroplastik. Selain itu, memperhatikan label kemasan juga menjadi langkah penting sebelum membeli produk teh.
Dengan sedikit kesadaran dan pilihan yang tepat, manfaat sehat teh tetap bisa dinikmati tanpa risiko tambahan dari kebiasaan yang tampak sepele. (Ai)















