Tragedi Anak di Ngada: Keterbatasan Ekonomi Berujung Hilangnya Nyawa Bocah 10 Tahun

- Redaksi

Rabu, 4 Februari 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ngada, Porosjambimedia.com – Duka mendalam menyelimuti Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Seorang anak sekolah dasar berinisial YBR (10) ditemukan meninggal dunia di sebuah kebun cengkih setelah nekat mengakhiri hidupnya.

Peristiwa memilukan ini terjadi pada Kamis (29/1/2026) dan menyisakan luka batin bagi keluarga serta warga sekitar. Di lokasi kejadian, aparat menemukan sepucuk surat tulisan tangan yang ditinggalkan korban sebelum kejadian tragis tersebut.

Surat itu ditulis menggunakan bahasa daerah Bajawa dan berisi curahan perasaan sang anak. Meski singkat, isi surat menggambarkan kekecewaan mendalam sekaligus pesan perpisahan terakhir YBR kepada ibunya.

Kasi Humas Polres Ngada, Ipda Benediktus R. Pissort, membenarkan temuan surat tersebut. Ia memastikan surat itu ditulis langsung oleh korban dan ditemukan saat petugas melakukan olah tempat kejadian perkara.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Buka Pendaftaran Beasiswa Sungai Penuh Juara 2026

“Surat tersebut memang ditemukan di lokasi dan dipastikan ditulis sendiri oleh korban,” ujar Benediktus saat dikonfirmasi.

Dari keterangan pemerintah desa setempat, diketahui bahwa sebelum kejadian, YBR sempat meminta uang kepada ibunya untuk membeli perlengkapan sekolah berupa buku tulis dan pulpen. Namun permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi karena keterbatasan ekonomi keluarga.

Kepala Desa Naruwolo, Dion Roa, menjelaskan bahwa korban selama ini tinggal bersama neneknya, sementara ibunya menetap di desa lain. Pada malam sebelum kejadian, YBR menginap di rumah sang ibu dan sempat menyampaikan keinginannya tersebut.

“Ibunya mengaku korban sempat meminta uang untuk membeli perlengkapan sekolah sebelum kejadian,” kata Dion.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 5,4 Goyang Wilayah Perbatasan India–Bhutan, Assam Jadi Episentrum

Dion juga mengungkapkan bahwa ibu korban harus membesarkan lima anak seorang diri setelah berpisah dengan suaminya sekitar satu dekade lalu. Kondisi ekonomi keluarga yang serba terbatas menjadi keseharian yang harus mereka hadapi.

Tragedi ini menjadi pengingat akan beratnya beban hidup yang dapat dirasakan anak-anak, serta pentingnya perhatian dan dukungan sosial bagi keluarga kurang mampu. (Dla)

Berita Terkait

Hujan Deras Disertai Petir, Petani di Pinggir Air Sungai Penuh Meninggal di Sawah
Cegah Karhutla Meluas, TNI-Polri dan Tim Gabungan Perkuat Patroli di Londrang Muaro Jambi
Hotman Paris Apresiasi Penanganan Dugaan Korupsi Eks Jampidsus, Soroti Komitmen Pemerintah Berantas Korupsi
Sidang MDR Memanas, Jaksa Ungkap Pengakuan Terdakwa, PH Minta Tes DNA
Dugaan Pungutan dalam Rekrutmen SPPG di Kerinci Tengah Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Transparansi
Kebakaran Hebat Landa Rumah Orang tua Mantan PJ.Bupati Asraf hingga Merambat kerumahnya.
Laporan ITE Berbulan-Bulan Jalan di Tempat, Arya Candra: Jangan Biarkan Pencari Keadilan Digantung Tanpa Kepastian
Perkara MDR Mulai Disidangkan, Tim Hukum Soroti Proses Penyidikan dan Bukti DNA
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB