Jakarta, Porosjambimedia.com – Jerawat yang muncul di wajah kerap membuat panik, terlebih jika datang menjelang acara penting. Tak sedikit orang tergoda untuk segera memencetnya agar cepat hilang. Namun, kebiasaan ini bisa sangat berbahaya jika jerawat berada di area yang dikenal sebagai “segitiga kematian” pada wajah.
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, Dr dr I Gusti Nyoman Darmapura, SpDVE, Subsp.OBK, FINSDV, FAADV, menjelaskan bahwa area segitiga wajah—yang meliputi pangkal hidung, sekitar cuping hidung, hingga bibir bagian atas—memiliki hubungan langsung dengan pembuluh darah menuju otak.
Secara medis, area ini memiliki struktur pembuluh darah yang unik dan berisiko tinggi. Pembuluh darah di wilayah tersebut tidak dilengkapi katup, sehingga aliran darah dapat bergerak dua arah.
“Karena tidak ada katup, bakteri dari jerawat atau infeksi di area segitiga wajah bisa ikut terbawa aliran darah dan menyebar langsung ke otak,” jelas dr Darmapura.
Wilayah segitiga wajah juga terhubung dengan sinus kavernosus, yaitu kumpulan pembuluh darah besar yang berada di belakang mata dan berdekatan dengan pusat sistem saraf. Jika jerawat dipencet secara paksa, bakteri dapat masuk ke pembuluh darah dan memicu infeksi serius.
*Risiko Medis yang Bisa Terjadi*
Infeksi yang menyebar ke otak bukanlah kondisi ringan. Beberapa komplikasi berbahaya yang dapat muncul antara lain:
1. Meningitis, yaitu peradangan pada selaput otak.
2. Trombosis sinus kavernosus, berupa penyumbatan pembuluh darah yang berisiko menyebabkan gangguan penglihatan hingga stroke.
3. Kondisi fatal, yang pada kasus berat dapat berujung pada kematian jika tidak segera ditangani.
Dokter mengingatkan agar masyarakat tidak menyepelekan jerawat, bisul, atau infeksi di area wajah yang sensitif. Memencet jerawat dengan tangan, mengorek luka, atau menggunakan alat yang tidak steril justru meningkatkan risiko penyebaran bakteri.
“Jika jerawat terasa nyeri, membesar, atau berada di area segitiga wajah, sebaiknya segera periksakan ke dokter dan jangan ditangani sendiri,” tegasnya. (Ai)















