Jakarta, Porosjambimedia.com – Kopi bukan sekadar minuman penambah semangat di pagi hari. Sejumlah penelitian terbaru menunjukkan bahwa waktu konsumsi kopi ternyata berperan penting dalam menentukan manfaat kesehatannya, khususnya bagi jantung.
Sebuah riset yang dimuat dalam jurnal ilmiah European Heart Journal mengungkap bahwa kebiasaan minum kopi pada jam-jam tertentu berkaitan dengan risiko kematian yang lebih rendah akibat penyakit kardiovaskular.
Penelitian tersebut menganalisis data kesehatan lebih dari 40 ribu orang dewasa di Amerika Serikat, dengan fokus pada pola konsumsi kopi dan waktu minumnya. Hasilnya menunjukkan perbedaan signifikan antara mereka yang minum kopi di pagi hari dan yang mengonsumsinya di waktu lain.
*Pagi Hari Dinilai Paling Menguntungkan*
Individu yang terbiasa minum kopi sejak dini hari hingga menjelang siang—sekitar pukul 04.00 sampai 12.00—tercatat memiliki risiko kematian lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi kopi sama sekali.
Kelompok peminum kopi pagi hari menunjukkan penurunan risiko kematian secara umum, serta risiko kematian akibat penyakit jantung yang jauh lebih rendah dibandingkan peminum kopi di sore atau malam hari.
**Bukan Hubungan Sebab-Akibat*
Meski hasilnya menjanjikan, para peneliti menegaskan bahwa temuan ini bersifat observasional. Artinya, studi ini belum dapat membuktikan bahwa minum kopi di pagi hari secara langsung menjadi penyebab turunnya risiko kematian.
Namun demikian, pola konsumsi kopi pagi hari dianggap memiliki kaitan yang lebih konsisten dengan kesehatan jantung dibandingkan konsumsi kopi di luar jam tersebut.
*Jam Kopi Ideal Menurut Ahli*
Penelitian lain sebelumnya juga menyarankan waktu minum kopi terbaik berada di kisaran pukul 09.30 hingga 11.00 pagi. Pada jam ini, tubuh dinilai sudah cukup terhidrasi setelah bangun tidur dan kadar hormon kortisol—yang secara alami meningkat di pagi hari—mulai menurun.
Mengonsumsi kopi saat kortisol mulai turun dipercaya dapat membantu tubuh merespons kafein dengan lebih seimbang, sekaligus menghindari stres berlebih akibat lonjakan stimulasi.
*Lebih dari Sekadar Jenis Kopi*
Temuan ini menegaskan bahwa manfaat kopi tidak hanya dipengaruhi oleh jenis biji, jumlah kafein, atau metode penyeduhan. Waktu minum kopi juga menjadi faktor penting yang patut diperhatikan bagi mereka yang ingin menjadikan kopi sebagai bagian dari gaya hidup sehat. (Ai)















