Jakarta, Porosjambimedia.com – Acer kembali meramaikan ajang CES 2026 dengan memperkenalkan jajaran laptop terbarunya. Meski sebagian besar merupakan pembaruan lini lama, perhatian utama tertuju pada Acer Swift 16 AI yang hadir membawa inovasi unik: trackpad haptic terbesar di dunia untuk laptop.
Trackpad berukuran ekstra besar ini tak hanya berfungsi sebagai alat navigasi biasa. Acer membekalinya dengan teknologi haptic feedback serta dukungan stylus, sehingga pengguna bisa melakukan sketsa ringan, mencatat, hingga pengeditan sederhana langsung dari trackpad tanpa perlu perangkat tambahan seperti tablet grafis.
Berbeda dengan trackpad konvensional yang masih mengandalkan sistem mekanis, trackpad Swift 16 AI sepenuhnya berbasis haptic, memberikan respons getaran yang presisi dan terasa lebih modern.
Dari sisi performa, Acer Swift 16 AI ditenagai prosesor terbaru Intel Panther Lake, dengan opsi tertinggi hingga Intel Core Ultra X9 388H. Laptop ini juga tersedia dengan layar OLED, menjanjikan kualitas visual tajam dan kontras tinggi, serta dibekali pilihan port yang cukup lengkap di kelasnya.
Tak hanya Swift 16 AI, Acer juga menyegarkan lini Swift lainnya. Swift Go 14 AI, Swift Edge 14 AI, dan Swift Edge 16 AI kini turut mengadopsi prosesor Intel Panther Lake. Sementara itu, Swift Go 16 AI memilih menggunakan prosesor dari AMD.
Pada generasi terbaru ini, Acer memperluas penggunaan layar OLED ke hampir seluruh seri Swift, menjadikannya salah satu peningkatan paling signifikan dibanding generasi sebelumnya.
Menariknya, meski tidak menggunakan trackpad haptic, seri Swift Go dan Swift Edge tetap mempertahankan trackpad mekanis yang kini dilengkapi kontrol media kontekstual. Fitur ini akan muncul secara otomatis saat sistem mendeteksi aktivitas tertentu, seperti memutar musik atau menonton video.
Secara keseluruhan, kehadiran Acer di CES 2026 terbilang lebih kalem dibandingkan tahun lalu. Pada CES 2025, Acer sempat mencuri perhatian lewat peluncuran GPU generasi baru serta pengumuman handheld gaming Nitro Blaze. Tahun ini, Acer memilih kembali memfokuskan inovasi pada lini utama laptop.
Acer juga menyinggung kelanjutan Nitro Blaze 11, perangkat handheld gaming berukuran besar yang sebelumnya diumumkan. Proyek tersebut kini memasuki masa jeda, menyusul munculnya kebijakan tarif impor di Amerika Serikat tak lama setelah pengumuman awal. Untuk sementara, Acer memusatkan perhatian pada pengembangan laptop.
Soal ketersediaan, Acer belum mengungkap harga resmi. Swift 16 AI dan Swift Go 16 AI dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama 2026, disusul model Swift lainnya pada kuartal kedua 2026. Sementara itu, lini gaming Nitro V 16S AI dan Predator Helios Neo 16S AI ditargetkan hadir pada kuartal ketiga 2026. (Ai)















