Jakarta, Porosjambimedia.com – Peringkat dunia yang dirilis Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) setiap pekan menjadi tolok ukur konsistensi dan dominasi seorang atlet. Bertahan di posisi puncak bukan perkara mudah, karena menuntut performa stabil, mental juara, serta koleksi gelar di level tertinggi.
Sepanjang sejarah bulutangkis dunia, hanya segelintir pemain yang mampu menempati ranking nomor satu dalam waktu yang sangat panjang. Mereka bukan sekadar juara turnamen, tetapi juga ikon yang mewarnai era kejayaan olahraga bulutangkis.
Berikut daftar enam pemain bulutangkis dengan masa terlama menduduki ranking dunia No 1 BWF.
Pemain Badminton dengan Ranking Dunia No 1 Terlama
1. Lee Chong Wei – 10 Tahun 338 Hari
Legenda Malaysia ini menjadi pemegang rekor terlama sebagai pemain nomor satu dunia. Lee Chong Wei mencatatkan dominasi luar biasa dengan total 10 tahun 338 hari di puncak ranking BWF.
Sebagai tunggal putra, ia bahkan membukukan rekor 199 minggu berturut-turut di posisi teratas pada periode Agustus 2008 hingga Juni 2012. Atas kontribusinya bagi dunia bulutangkis, Lee resmi masuk BWF Badminton Hall of Fame pada 2023.
2. Lin Dan – 10 Tahun 30 Hari
Menyusul di posisi kedua, Lin Dan mencatatkan 10 tahun 30 hari sebagai raja ranking dunia. Pebulutangkis China ini dikenal sebagai salah satu pemain paling komplet dalam sejarah.
Prestasinya makin istimewa karena menjadi tunggal putra pertama yang berhasil mempertahankan emas Olimpiade pada 2008 dan 2012. Lin Dan juga dianugerahi status anggota Hall of Fame BWF pada 2023.
3. Peter Hoeg Gade – 8 Tahun 237 Hari
Pemain asal Denmark ini menjadi simbol kejayaan bulutangkis Eropa. Peter Hoeg Gade menempati ranking satu dunia selama 8 tahun 237 hari, terutama pada periode akhir 1990-an hingga awal 2000-an.
Dengan 22 gelar Grand Prix, Gade dikenal sebagai pemain yang konsisten, agresif, dan berpengaruh besar dalam perkembangan bulutangkis modern.
4. Zhang Ning – 8 Tahun 214 Hari
Zhang Ning menjadi salah satu tunggal putri paling dominan dalam sejarah. Atlet China ini bertahan di peringkat satu dunia selama 8 tahun 214 hari.
Ia terkenal dengan permainan cerdas, stamina kuat, dan kemampuan mengendalikan tempo pertandingan. Zhang Ning juga sukses menjuarai Kejuaraan Dunia 2003 serta mengoleksi total lima medali dunia.
5. Zhou Mi – 8 Tahun 95 Hari
Masih dari sektor tunggal putri, Zhou Mi menorehkan catatan 8 tahun 95 hari di puncak ranking dunia. Ia menjadi bagian penting tim China dalam ajang Uber Cup, dengan gelar juara pada 2002 dan 2004.
Konsistensi dan daya juangnya membuat Zhou Mi menjadi salah satu pemain elite di masanya.
6. Mia Audina Tjiptawan – 8 Tahun 13 Hari
Nama Mia Audina menjadi kebanggaan Indonesia. Ia mencatatkan 8 tahun 13 hari sebagai pemain peringkat satu dunia sektor tunggal putri.
Mia pertama kali tampil di Uber Cup 1994 dan sukses membawa Indonesia mengalahkan China di partai final. Ia juga mempertahankan gelar Uber Cup pada 1996 dan 1998, sebelum melanjutkan karier dengan membela Belanda sejak tahun 2000. (Dta)















