Sisa Makanan Tahun Baru Bisa Berbahaya, Dokter Ungkap Cara Penyimpanan yang Aman

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026 - 05:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Porosjambimedia.com – Perayaan Tahun Baru kerap menyisakan berbagai hidangan di rumah. Mulai dari daging, nasi, hingga makanan berkuah yang sering kali masih tersimpan rapi di dapur. Sayangnya, tidak sedikit orang yang langsung mengolah ulang makanan sisa tanpa memperhatikan cara penyimpanan yang benar, padahal hal tersebut bisa menimbulkan risiko kesehatan serius.

Seorang dokter umum yang berbasis di Singapura, Dr. Samuel Choudhury, mengingatkan bahwa makanan sisa berpotensi menjadi sumber keracunan makanan jika ditangani secara sembarangan. Ia mencontohkan sebuah kasus fatal yang terjadi pada 2010, di mana sisa ayam yang disimpan dan diolah ulang menyebabkan puluhan orang mengalami keracunan.

Dalam kasus tersebut, ayam sisa disimpan dalam wadah besar lalu dimasukkan ke dalam lemari pendingin. Keesokan harinya, ayam tersebut dimasak kembali untuk isian sandwich. Akibat kesalahan prosedur penyimpanan, bakteri berbahaya berkembang dan menyebabkan 54 orang keracunan, bahkan tiga di antaranya meninggal dunia.

Baca Juga :  Bupati Monadi Sampaikan Pendapat Akhir KUA-PPAS Perubahan 2026, Fokus Pemerataan dan Pelayanan Publik

Menurut Dr. Choudhury, kesalahan utama terletak pada proses pendinginan makanan. Makanan matang tidak boleh dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang. Pendinginan harus dilakukan secara bertahap dan cepat, yakni menurunkan suhu makanan hingga sekitar 21 derajat Celsius dalam dua jam pertama, lalu mencapai 5 derajat Celsius dalam waktu maksimal empat jam berikutnya.

Ia juga menegaskan bahwa mendinginkan makanan dengan cepat bukan berarti langsung memasukkan makanan panas ke dalam kulkas, karena hal tersebut justru dapat merusak suhu kulkas dan mempercepat pertumbuhan bakteri.

Selain itu, makanan sisa sebaiknya tidak dikeluarkan dan dimasukkan kembali ke kulkas secara berulang, karena perubahan suhu yang terus-menerus dapat meningkatkan risiko kontaminasi.

Baca Juga :  6 Langkah Sederhana Menjaga Tubuh Tetap Sehat dan Mandiri di Usia Lanjut

Beberapa jenis makanan matang diketahui memiliki risiko lebih tinggi jika disimpan terlalu lama, seperti daging, nasi, pasta, serta produk susu dengan kandungan air tinggi. Makanan-makanan tersebut sangat mudah menjadi tempat berkembangnya bakteri berbahaya.

Dr. Choudhury menegaskan bahwa keracunan makanan bukanlah kondisi ringan. Gejala yang muncul dapat berkembang cepat dan memerlukan penanganan medis segera. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menyimpan dan mengolah kembali sisa makanan agar kesehatan keluarga tetap terjaga. (Ai)

Berita Terkait

Kemenag Kerinci Matangkan Persiapan Pelaksanaan OMI Tingkat Kabupaten Tahun 2026
Kenali BPA pada Wadah Air Minum, Ini Langkah Bijak untuk Menjaga Keamanan Keluarga
4 Tips Cegah Kolesterol Naik Saat Idul Adha, Tetap Bisa Nik
Rutin Jalan Kaki 5.000 Langkah Setiap Pagi, Ini 2 Manfaat Besarnya untuk Kesehatan
5 Manfaat Sarapan 2 Telur Rebus Setiap Hari, dari Energi hingga Kesehatan Otak
Tumit Kasar dan Pecah-pecah? Ini 3 Cara Praktis Rekomendasi Doris Day
Manfaat dan Kandungan Gizi Ubi Rebus, Benarkah Cocok untuk Diet?
Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis di Sungai Penuh, Pendaftaran Dibuka Hingga Juni 2026
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB