Imunisasi Anak Lebih Praktis, Kemenkes Luncurkan Vaksin Heksavalen Mulai Bertahap

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terus memperkuat program perlindungan kesehatan anak dengan menyiapkan penerapan vaksin heksavalen sebagai bagian dari imunisasi rutin nasional. Vaksin ini dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap enam penyakit sekaligus hanya dalam satu kali suntikan.

Vaksin heksavalen yang diberi nama DPT-Hb-Hib-IPV akan diberikan kepada bayi sebanyak tiga dosis, masing-masing pada usia 2 bulan, 3 bulan, dan 4 bulan. Skema ini diharapkan dapat meningkatkan cakupan imunisasi sekaligus mempermudah proses pemberian vaksin kepada anak.

Heksavalen merupakan hasil penggabungan dua vaksin yang sebelumnya diberikan secara terpisah, yakni vaksin DPT-Hb-Hib (pentavalen) dan vaksin IPV (polio). Dengan sistem kombinasi ini, jumlah suntikan yang diterima anak dapat dikurangi, sehingga lebih efisien dari sisi waktu, biaya transportasi, serta kenyamanan bagi orang tua dan bayi.

Direktur Imunisasi Kementerian Kesehatan RI, Indri Yogyaswari, menjelaskan bahwa terobosan ini bukan menghadirkan kandungan vaksin baru, melainkan inovasi dalam metode pemberian.

Baca Juga :  Dolar AS Kembali Perkasa, Rupiah Tertekan di Level Rp 16.800

“Substansi vaksinnya sudah lama digunakan. Yang kami lakukan adalah menyatukan pemberiannya agar dari dua kali suntikan menjadi satu kali suntikan, sehingga lebih mudah dan efektif,” ujarnya dalam pertemuan dengan media di Jakarta Selatan, Senin (22/12/2025)

Selain mempermudah layanan, kebijakan ini juga bertujuan mengatasi perbedaan cakupan imunisasi antara vaksin pentavalen dan IPV yang selama ini masih terjadi. Dengan digabungnya kedua vaksin tersebut, Kemenkes berharap kesenjangan cakupan dapat ditekan dan target eliminasi polio dapat tercapai lebih cepat.

Vaksin heksavalen memberikan perlindungan terhadap enam penyakit berbahaya, yaitu difteri, pertusis (batuk rejan), tetanus, polio, hepatitis B, serta infeksi Haemophilus influenzae tipe B yang berisiko menyebabkan radang paru-paru dan radang selaput otak.

Saat ini, implementasi imunisasi heksavalen masih dilakukan secara terbatas di sembilan provinsi, yakni Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta enam provinsi di wilayah Papua. Program ini akan diperluas secara bertahap hingga akhirnya diterapkan secara nasional pada tahun 2026.

Baca Juga :  Tragedi Arus Balik Tahun Baru di Jember, Mobil Berisi 10 Penumpang Hantam Pohon

Kemenkes memastikan imunisasi heksavalen dapat diakses melalui berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, seperti puskesmas dan posyandu, serta fasilitas kesehatan lainnya yang menyediakan layanan imunisasi. Orang tua diminta tetap membawa buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) agar riwayat imunisasi anak dapat tercatat dengan baik. (Hst)

Editor : Hesty

Sumber Berita : detik.Com

Berita Terkait

Kemenag Kerinci Matangkan Persiapan Pelaksanaan OMI Tingkat Kabupaten Tahun 2026
Kenali BPA pada Wadah Air Minum, Ini Langkah Bijak untuk Menjaga Keamanan Keluarga
4 Tips Cegah Kolesterol Naik Saat Idul Adha, Tetap Bisa Nik
Rutin Jalan Kaki 5.000 Langkah Setiap Pagi, Ini 2 Manfaat Besarnya untuk Kesehatan
5 Manfaat Sarapan 2 Telur Rebus Setiap Hari, dari Energi hingga Kesehatan Otak
Tumit Kasar dan Pecah-pecah? Ini 3 Cara Praktis Rekomendasi Doris Day
Manfaat dan Kandungan Gizi Ubi Rebus, Benarkah Cocok untuk Diet?
Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis di Sungai Penuh, Pendaftaran Dibuka Hingga Juni 2026
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB