Ledakan Besar Hancurkan Pabrik Lem di Pakistan, 18 Tewas dan Puluhan Rumah Rusak

- Redaksi

Minggu, 23 November 2025 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ledakan Besar Hancurkan Pabrik Lem di Pakistan, 18 Tewas dan Puluhan Rumah Rusak

Porosjambimedia.com – Sebuah ledakan hebat mengguncang sebuah pabrik lem di kota Faisalabad, Pakistan, Jumat (21/11/2025).

Insiden tragis ini menewaskan 18 orang dan menyebabkan 7 lainnya luka-luka, menurut laporan otoritas setempat.

Dampak ledakan begitu besar hingga bangunan utama pabrik runtuh seketika.

Beberapa rumah di sekitarnya ikut hancur, membuat sejumlah warga dan pekerja tertimbun reruntuhan.

Tim penyelamat berupaya keras mencari korban di bawah material bangunan yang berserakan.

Menurut keterangan petugas penyelamat Punjab yang dikutip Reuters, sumber ledakan diduga berasal dari kebocoran gas di dalam pabrik. Gas yang mengumpul kemungkinan tersulut oleh percikan api atau suhu panas, memicu ledakan masif yang menyebabkan seluruh struktur pabrik kolaps.

Baca Juga :  Ramadan di Tengah Kehancuran, Warga Jalur Gaza Salat di Reruntuhan Masjid

Selain menewaskan pekerja, ledakan tersebut juga menimbulkan kebakaran yang menyebar ke area sekitar dan memicu kepanikan warga. Rumah-rumah di radius dekat pabrik mengalami kerusakan berat, sementara kendaraan dan peralatan pabrik hangus terbakar.

Kecelakaan industri bukan hal baru di Pakistan. Lemahnya pengawasan dan buruknya standar keamanan sering kali menjadi penyebab berbagai insiden fatal.

Pada 2024, sebuah pabrik tekstil di Faisalabad pernah mengalami ledakan boiler yang melukai belasan karyawan. Hanya sepekan sebelum insiden ini, empat orang juga tewas dalam ledakan di pabrik petasan di Karachi.

Baca Juga :  Bus Alami Kecelakaan Maut di Tol Krapyak Semarang, 15 Penumpang Meninggal Dunia

Tragedi di Faisalabad kembali menyoroti perlunya penerapan standar keselamatan yang lebih ketat untuk melindungi pekerja dan masyarakat sekitar dari risiko bencana industri. (Hst)

Sumber Berita : CNBC INDONESIA

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Hujan Deras Disertai Petir, Petani di Pinggir Air Sungai Penuh Meninggal di Sawah
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Cegah Karhutla Meluas, TNI-Polri dan Tim Gabungan Perkuat Patroli di Londrang Muaro Jambi
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Hotman Paris Apresiasi Penanganan Dugaan Korupsi Eks Jampidsus, Soroti Komitmen Pemerintah Berantas Korupsi
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB