Ramadan di Tengah Kehancuran, Warga Jalur Gaza Salat di Reruntuhan Masjid

- Redaksi

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gaza City, Porosjambimedia.com – Bulan suci Ramadan tahun ini menjadi momen penuh duka bagi warga Palestina di Jalur Gaza. Seperti dilansir Reuters, Kamis (19/2/2026), Banyak dari mereka terpaksa menjalankan ibadah di tengah reruntuhan masjid yang hancur akibat konflik berkepanjangan, atau di tempat ibadah darurat yang dibangun dari terpal dan kayu seadanya.

Bulan suci Ramadan di Jalur Gaza dimulai pada hari Rabu (18/2) waktu setempat, Salah satu yang paling terdampak adalah Masjid al-Hassaina, yang sebelumnya menjadi pusat ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat setempat. Kini, kubah masjid tersebut runtuh dan halaman yang dulunya dipenuhi jemaah berubah menjadi tempat tinggal sementara bagi keluarga pengungsi. Pakaian tergantung di antara puing-puing, sementara aktivitas memasak dan beristirahat dilakukan di lokasi yang sama.

Sami al-Hissi, seorang sukarelawan berusia 61 tahun, mengungkapkan kesedihannya melihat kondisi masjid yang hancur. Ia mengenang bagaimana masjid tersebut dahulu menjadi tempat berkumpulnya masyarakat untuk beribadah dan bersilaturahmi, terutama selama Ramadan.

Baca Juga :  Wakil Ketua II DPRD Emrizal Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025

Anak-anak terlihat bermain di sekitar reruntuhan, sementara para perempuan berusaha melanjutkan aktivitas sehari-hari di tengah keterbatasan. Masjid yang sebelumnya mampu menampung ribuan jemaah kini bahkan sulit digunakan oleh seratus orang sekalipun.

Menurut laporan Reuters, konflik yang berlangsung sejak serangan kelompok Hamas pada Oktober 2023 telah memicu operasi militer besar-besaran oleh Israel di wilayah tersebut. Otoritas kesehatan setempat melaporkan puluhan ribu warga Palestina tewas sejak konflik meningkat.

Selain korban jiwa, kerusakan infrastruktur keagamaan juga sangat besar. Kantor media pemerintah setempat mencatat sedikitnya 835 masjid hancur total dan ratusan lainnya rusak. Gereja dan area pemakaman juga tidak luput dari dampak serangan.

Pihak militer Israel menyatakan bahwa serangan mereka menargetkan infrastruktur militan yang dituduh beroperasi di area sipil, termasuk tempat ibadah. Namun tuduhan tersebut dibantah oleh Hamas.

Bagi warga sipil, kehilangan masjid bukan hanya soal bangunan fisik, tetapi juga kehilangan ruang spiritual dan sosial. Khitam Jabr, seorang pengungsi, mengatakan mereka kini hanya bisa beribadah di tenda darurat karena hampir semua masjid telah rusak.

Baca Juga :  Badai Musim Dingin Raksasa Lumpuhkan AS, Ribuan Penerbangan Dibatalkan dan Status Darurat Ditetapkan

Meski dalam keterbatasan, upaya pemulihan terus dilakukan. Amir Abu al-Amrain dari kementerian urusan keagamaan setempat mengatakan ratusan tempat ibadah sementara telah dibangun kembali menggunakan bahan sederhana seperti kayu dan terpal plastik. Langkah ini dilakukan agar masyarakat tetap dapat menjalankan ibadah Ramadan meski dalam kondisi sulit.

Bagi warga di wilayah tersebut, Ramadan tahun ini menjadi simbol ketabahan dan harapan di tengah kehancuran yang melanda wilayah Palestina tersebut. (Dta)

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB