Penulis: Fadel Adhyaksa (Sekretaris Bidang PSDM PMHKS-J)
Sungai Penuh,Porosjambimedia.com – Kota Sungai Penuh resmi merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 dengan semangat baru di bawah tema “Spirit Baru, Wujudkan Sungai Penuh JUARA”.
Upacara dan rangkaian kegiatan peringatan dilaksanakan dengan penuh khidmat, dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, pejabat daerah, dan tokoh pemuda.
Namun di balik semangat perayaan, masih banyak pekerjaan rumah yang perlu menjadi perhatian serius bagi pemerintah kota di bawah kepemimpinan Wali Kota Alfin, S.H.
Sejumlah persoalan masih menjadi catatan penting masyarakat, mulai dari pemerataan pembangunan antar-kecamatan, penataan pasar tradisional, hingga peningkatan kesejahteraan tenaga honorer dan kebersihan lingkungan perkotaan.
Selain itu, isu mengenai pengelolaan sampah, kemacetan lalu lintas di pusat kota, serta keterbatasan lapangan kerja bagi generasi muda juga menjadi tantangan yang menunggu solusi konkret dari pemerintah daerah.
Sekretaris Bidang PSDM PMHKS menegaskan bahwa peringatan HUT Kota Sungai Penuh ini seharusnya tidak hanya menjadi acara seremonial tahunan, tetapi juga momentum refleksi dan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk meninjau kembali efektivitas kebijakan dan arah pembangunan yang telah dijalankan.
“Momentum ini harus menjadi cermin bagi pemerintah untuk lebih mendengar aspirasi masyarakat. Sungai Penuh punya potensi besar, tapi butuh komitmen dan ketegasan agar pembangunan benar-benar berpihak kepada rakyat,” ujarnya.
Dengan semangat Spirit Baru, masyarakat menaruh harapan besar agar Wali Kota dan jajaran pemerintah dapat memperkuat kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, mendorong inovasi pelayanan publik, dan memastikan pembangunan yang merata serta berkeadilan sosial.
Kini, di usia ke-17, Kota Sungai Penuh dihadapkan pada pilihan besar: melangkah lebih maju dengan kerja nyata, atau kembali terjebak dalam rutinitas seremonial tahunan tanpa arah perubahan.
Penulis : Fadel Adhyaksa (Sekretaris Bidang PSDM PMHKS-J)
Editor : Hesty















