JAMBI, Porosjambimedia.com – Dunia kesehatan Provinsi Jambi tengah mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya, operasi bedah jantung akan dilakukan di RSUD Raden Mattaher Jambi, menandai langkah besar kemajuan pelayanan medis di provinsi tersebut.
Operasi perdana ini dijadwalkan berlangsung pada 30 dan 31 Oktober 2025, dan akan disaksikan langsung oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin.
Menjelang pelaksanaan operasi bersejarah ini, Gubernur Jambi Al Haris meninjau langsung kesiapan fasilitas, tenaga medis, serta peralatan di RSUD Raden Mattaher, Minggu (26/10/2025).
Dalam kunjungan itu, ia didampingi oleh Asisten III Setda Provinsi Jambi, Jangcik Mohza, serta jajaran pimpinan rumah sakit, di antaranya dr. Anton Trihartono, SpB (Wakil Direktur Pelayanan) dan Muzayyad (Plt Wadir Pengembangan SDM dan Sarpras).
Gubernur Al Haris terlihat berbincang dengan para dokter spesialis dan tim medis yang akan menangani operasi, sekaligus meninjau langsung ruang operasi jantung serta peralatan medis canggih yang telah disiapkan.
“Tiga hari jelang operasi bedah jantung pertama di Jambi, kita memastikan kesiapan rumah sakit. Alhamdulillah, RSUD Raden Mattaher sudah sangat siap melaksanakannya,” ujar Gubernur Al Haris.
Ia menegaskan bahwa Pemprov Jambi berkomitmen memperkuat fasilitas kesehatan dan sumber daya manusia (SDM) medis, agar RSUD Raden Mattaher benar-benar menjadi rumah sakit rujukan utama yang representatif di wilayah Sumatera.
“Kita ingin masyarakat Jambi bisa mendapatkan layanan kesehatan jantung terbaik tanpa harus dirujuk ke provinsi lain,” tegas Al Haris.
Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Raden Mattaher, dr. Anton Trihartono, SpB, menyebutkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan seluruh tim dengan matang untuk dua pasien yang akan menjalani operasi.
“Operasi akan dilaksanakan pada 30 dan 31 Oktober 2025. Hari pertama satu pasien, dan hari kedua juga satu pasien — yang akan disaksikan langsung oleh Menteri Kesehatan,” jelas dr. Anton.
Ia menambahkan, pelaksanaan bedah jantung ini bukan hanya pertama di Jambi, tetapi juga menjadi operasi bedah jantung kedua di Sumatera yang dilakukan di rumah sakit milik pemerintah daerah.
“Ini pencapaian luar biasa bagi dunia medis Jambi. Semua tim telah bekerja keras mempersiapkan segala aspek agar operasi ini berjalan lancar dan aman,” tambahnya.
Langkah ini menjadi tonggak bersejarah bagi sektor kesehatan di Provinsi Jambi. Dengan hadirnya layanan bedah jantung di RSUD Raden Mattaher, diharapkan masyarakat dapat mengakses pelayanan jantung yang cepat, berkualitas, dan terjangkau — tanpa harus dirujuk ke rumah sakit besar di luar daerah seperti Palembang atau Jakarta. (Hst)
Sumber Berita : Jambiindependent.co.id















