Program Inovasi Desa Jati Mulyo: Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya TOGA dan Produksi Jamu Bubuk Berbasis Lahan Gambut

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJABTIM, Porosjambimedia.com– Lahan gambut di Desa Jati Mulyo, Kecamatan Dendang, kini mulai menumbuhkan harapan baru. Melalui Program Inovasi Desa (Pro-IdE)**, mahasiswa Universitas Jambi berkolaborasi dengan pemerintah desa untuk mengembangkan budidaya tanaman obat keluarga (TOGA) jahe, kunyit, kencur, hingga temulawak — yang diolah menjadi produk herbal bernilai ekonomi tinggi.

Program yang digerakkan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa SBM Al-Jami’ah UNJA ini tak hanya menyentuh sektor pertanian, tapi juga menyasar pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan lahan gambut, inovasi pengolahan hasil panen, hingga pemasaran digital di pasar lokal dan marketplace.

Desa: Dari Lahan Tidur Jadi Lahan Berdaya

Kepala Desa Jati Mulyo, Suyoto, S.E., menyambut baik inisiatif mahasiswa yang menempatkan desa sebagai ruang belajar dan berinovasi.

“Selama ini lahan gambut di sini dianggap sulit digarap. Tapi lewat program ini, kami melihat perubahan nyata. Warga mulai belajar cara mengelola lahan dengan lebih produktif dan berkelanjutan. Harapan kami, hasil TOGA ini bisa jadi sumber ekonomi baru bagi keluarga di desa, Kami sangat mendukung kegiatan ini karena dapat memberdayakan masyarakat dalam mengelola lahan gambut dengan cara yang produktif dan ramah lingkungan. Harapannya, produk jamu bubuk yang dihasilkan bisa menjadi ikon unggulan desa.” ujar Suyoto.

Dosen Pembimbing: Inovasi Tak Harus Rumit, Tapi Harus Menyentuh

Dosen pendamping program, Dr. Bayu Rosadi, S.Pt., M.Si., menyebut kegiatan ini sebagai bentuk nyata penerapan ilmu kampus di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Ingin Anak Berprestasi? Hindari Empat Kalimat yang Bisa Menghambat Kesuksesan Mereka

“Ilmu yang baik itu bukan yang berhenti di ruang kuliah, tapi yang bisa menjawab kebutuhan warga. Program TOGA berbasis lahan gambut ini sederhana tapi relevan. Mahasiswa belajar langsung bagaimana ilmu pertanian, agribisnis, dan pendidikan bisa berpadu untuk memandirikan desa,” ujarnya.

Ketua tim pelaksana, M. Rifky Aria Wildan, mengatakan semangat utama program ini adalah kolaborasi.

“Kami bukan datang membawa teori, tapi datang untuk belajar bersama warga. Mereka punya pengalaman mengelola tanah, kami membawa pendekatan ilmiah dan pemasaran. Kami ingin masyarakat bisa berdiri di atas kaki sendiri lewat produk herbal yang punya nilai ekonomi,” kata Rifky.

Anggota Tim: Dari Lahan, Kami Belajar Tentang Hidup

Salah satu anggota tim, Andriani Afrilia Sari, mengaku pengalaman turun langsung ke lahan gambut menjadi pelajaran penting tentang makna pemberdayaan.

“Kami sadar, inovasi bukan hanya soal teknologi, tapi juga kemauan untuk mendengar warga. Saat melihat ibu-ibu desa mulai menanam TOGA di halaman rumah, kami merasa program ini hidup. Ini bukti kecil bahwa perubahan bisa tumbuh dari tanah yang dulu dianggap sulit,” tutur Andriani.

Sinergi Mahasiswa Lintas Jurusan

Program ini dijalankan oleh 12 mahasiswa lintas disiplin ilmu yang tergabung dalam Pro-IdE UKM SBM Al-Jami’ah Universitas Jambi, yakni:

Baca Juga :  3 Cara Mengolah Hati Sapi agar Tidak Amis, Empuk, dan Tidak Mudah Hancur

Ketua:

  • M. Rifky Aria Wildan (Peternakan)

Anggota:

  • Rd. Aditya Rahmadi (Peternakan)
  • Deccha Tri Atmaghandi (Administrasi Pendidikan)
  • Aldian Delta Putera (Administrasi Pendidikan)
  • M. Salsabil Mubasyir (Pendidikan Sejarah)
  • Eva Rachmawati (PPKN)
  • Mhd. Ikhsan Khairullah (Pendidikan Sejarah)
  • Joya Febrianti Nasution (Agribisnis)
  • Anisa Padyla (Agribisnis)
  • Amelia Kartika (Agribisnis)
  • Andriani Afrilia Sari (Agribisnis)
  • Tari Tri Andra (Agribisnis)
  • Johan Putra Siregar (Agribisnis)
  • Albert Immanuel (Agribisnis)

Dari Kampus untuk Desa

Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar tentang pengelolaan lahan gambut, tetapi juga menciptakan produk herbal unggulan desa yang siap dipasarkan ke masyarakat luas. Dari buku refleksi, publikasi digital, hingga poster edukatif, seluruh hasil kegiatan diarahkan untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya pemanfaatan tanaman obat keluarga.

Kini, Desa Jati Mulyo tak lagi sekadar dikenal dengan lahan gambutnya, tapi juga dengan semangat warganya yang tumbuh bersama inovasi dan kerja nyata.

Editor : Hesty

Berita Terkait

SMAN 4 Kerinci Gelar Pekan Karya, Angkat Tradisi Balahak dan Kearifan Lokal
Mubes IV PMHKS Digelar, Irfan Hermawan Terpilih Nahkodai Kepengurusan Baru
Baru Diluncurkan, Freelander 8 Raup 5.000 Pesanan Hanya dalam 12 Jam
Gelar Karya SMAN 4 Kerinci Siap Digelar, Yuk Meriahkan Ajang Kreativitas dan Pelestarian Budaya
KOMPAS Madrasah Kerinci 2026 Resmi Dimulai, Peserta Berebut Tiket Wakili Daerah ke Tingkat Jambi
4 Ide Kreatif Memanfaatkan Botol Parfum Bekas agar Tak Berakhir Jadi Sampah
Beasiswa Unggulan Kemendikdasmen 2026 Resmi Dibuka, Ada untuk Jenjang S1 hingga S3
Semangat Kemerdekaan dan Kebersamaan Warnai Gebyar HUT RI ke-81 di SMAN 4 Kerinci
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB