Cara Kurangi Kadar Gula pada Nasi, Aman untuk Penderita Diabetes

- Redaksi

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Porosjambimedia.com – Nasi merupakan makanan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia dan Asia. Namun di balik rasanya yang lezat, nasi putih dikenal memiliki kandungan gula yang cukup tinggi, sehingga sering dianggap sebagai musuh utama bagi penderita diabetes.

Meski demikian, Anda tak perlu langsung berhenti makan nasi. Berdasarkan sejumlah penelitian, ada cara sederhana untuk menurunkan kadar gula pada nasi agar lebih aman bagi kesehatan, terutama bagi pengidap diabetes.

Rahasia di Balik Nasi Dingin

Penelitian yang dimuat dalam Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition mengungkapkan bahwa nasi yang telah didinginkan selama 24 jam lalu dipanaskan kembali memiliki indeks glikemik (IG) lebih rendah dibanding nasi panas yang baru dimasak.

Proses pendinginan ini mengubah sebagian pati dalam nasi menjadi pati resisten, yaitu jenis karbohidrat yang tidak mudah dicerna tubuh. Akibatnya, kenaikan kadar gula darah setelah makan bisa ditekan secara signifikan.

“Nasi dingin atau nasi yang telah disimpan di kulkas semalaman lebih aman bagi penderita diabetes karena kadar gulanya menurun hingga 50–60 persen,” tulis penelitian tersebut.

Baca Juga :  Jangan Terlalu Sering, Ini Dampak Konsumsi Mi Instan Setiap Hari bagi Kesehatan

Selain menurunkan kadar gula, nasi dingin juga memiliki kalori lebih rendah dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama, cocok bagi yang sedang menjalani diet penurunan berat badan.

Trik Memasak Nasi agar Lebih Sehat

Dikutip dari Mayo Clinic dan hasil riset PubMed Central, berikut beberapa cara mudah yang bisa dilakukan di rumah untuk membuat nasi lebih sehat dan rendah gula:

  1. Gunakan Air Lebih Banyak Saat Memasak Coba gunakan rasio air dan beras 3:1 atau 4:1. Setelah nasi matang, tiriskan kelebihan air seperti meniriskan pasta. Cara ini membantu melarutkan sebagian pati penyebab lonjakan gula darah.
  2. Tambahkan Sedikit Minyak Saat Memasak Menambahkan satu sendok teh minyak kelapa atau minyak zaitun saat memasak dapat memperlambat penyerapan karbohidrat oleh tubuh. Efeknya, indeks glikemik nasi ikut menurun.
  3. Rendam Beras Sebelum Dimasak Merendam beras selama 30–60 menit sebelum dimasak dapat menurunkan kadar pati cepat cerna. Selain itu, nasi akan terasa lebih ringan dan tidak mudah membuat perut begah.
  4. Kukus Ulang Nasi yang Sudah Matang Mengukus kembali nasi selama 10–15 menit setelah matang bisa mengubah struktur pati di dalamnya, menjadikannya lebih lambat dicerna dan lebih aman untuk penderita diabetes.
  5. Dinginkan Nasi Sebelum Dikonsumsi Setelah matang, biarkan nasi dingin di suhu ruang atau simpan di kulkas selama beberapa jam. Pendinginan ini meningkatkan kadar pati resisten yang tidak cepat meningkatkan gula darah.
Baca Juga :  Prabowo Subianto Lempar Baju Safari ke Massa Buruh di Monumen Nasional Saat May Day 2026

Catatan Penting untuk Penderita Diabetes

Meski tips di atas membantu mengurangi kadar gula nasi, penderita diabetes tetap perlu mengontrol porsi makan dan berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengubah pola makan.

Dengan teknik memasak yang tepat, nasi tetap bisa menjadi bagian dari pola makan sehat, tanpa harus khawatir akan lonjakan gula darah.

Berita Terkait

Kemenag Kerinci Matangkan Persiapan Pelaksanaan OMI Tingkat Kabupaten Tahun 2026
Kenali BPA pada Wadah Air Minum, Ini Langkah Bijak untuk Menjaga Keamanan Keluarga
4 Tips Cegah Kolesterol Naik Saat Idul Adha, Tetap Bisa Nik
Rutin Jalan Kaki 5.000 Langkah Setiap Pagi, Ini 2 Manfaat Besarnya untuk Kesehatan
5 Manfaat Sarapan 2 Telur Rebus Setiap Hari, dari Energi hingga Kesehatan Otak
Tumit Kasar dan Pecah-pecah? Ini 3 Cara Praktis Rekomendasi Doris Day
Manfaat dan Kandungan Gizi Ubi Rebus, Benarkah Cocok untuk Diet?
Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis di Sungai Penuh, Pendaftaran Dibuka Hingga Juni 2026
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB