KERINCI, Porosjambimedia.com – Pemerintah Kabupaten Kerinci terus mendorong tumbuhnya budaya hidup sehat sekaligus pengembangan potensi generasi muda melalui kegiatan olahraga masyarakat.
Hal tersebut diwujudkan melalui pembukaan Lomba Senam Poco-Poco Ceria dan GWR Tingkat SD dan SMP Kabupaten Kerinci Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Bupati Kerinci, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si. dan diikuti para pelajar dari sejumlah sekolah di Kabupaten Kerinci.
Ajang olahraga tersebut digagas oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Kerinci bersama Inorga FOKBI. Hadir dalam kegiatan itu Sekda Kerinci Zainal Efendi, S.P., M.Si., sejumlah kepala OPD, Ketua KORMI Kerinci Dr. Anita Ekawati, M.M., jajaran pengurus FOKBI, guru, pendamping, serta para peserta lomba.
Dorong Pelajar Aktif dan Percaya Diri
Dalam sambutan Bupati Kerinci yang disampaikan pada acara tersebut, Pemkab Kerinci mengapresiasi KORMI dan FOKBI yang telah menghadirkan wadah olahraga bagi pelajar.
Menurut pemerintah daerah, perlombaan senam tidak semata-mata berorientasi pada perebutan juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu membentuk karakter anak agar lebih aktif, disiplin, percaya diri, kreatif dan menjunjung tinggi sportivitas.
Wabup Murison juga mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari.
Budaya hidup sehat, menurutnya, perlu dibangun sejak usia dini sehingga aktivitas fisik tidak hanya dilakukan ketika mengikuti perlombaan, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Senam menjadi salah satu pilihan olahraga yang mudah dilakukan secara bersama-sama. Selain membantu menjaga kebugaran tubuh, aktivitas tersebut juga dapat mempererat kekompakan antarpeserta.
Senam Bisa Jadi Media Promosi Budaya Kerinci
Hal menarik lainnya yang didorong Pemkab Kerinci adalah pengembangan senam yang mengangkat kekayaan budaya lokal.
KORMI, FOKBI, guru olahraga, seniman, budayawan hingga generasi muda diharapkan dapat menggali berbagai unsur budaya Kerinci untuk dikembangkan menjadi inspirasi gerakan senam.
Seni tari, musik tradisional, pakaian adat dan berbagai tradisi daerah dinilai memiliki potensi untuk dipadukan dengan konsep olahraga yang modern, energik dan sesuai dengan karakter anak muda.
Dengan pendekatan tersebut, olahraga diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan serta menjaga keberadaan budaya Kerinci.
Peserta Diminta Junjung Sportivitas
Kepada seluruh peserta, Pemkab Kerinci berpesan agar mengikuti perlombaan
penuh antusias dan memberikan kemampuan terbaik.
Para pelajar juga diingatkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan dari perolehan piala. Keberanian tampil, proses latihan, kedisiplinan, kekompakan dan sikap sportif merupakan bagian penting dari prestasi.
“Menang itu membanggakan, tetapi berani tampil, berani berusaha dan berani berproses adalah kemenangan yang sesungguhnya.”
Pemkab Kerinci juga mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam pengembangan olahraga masyarakat, mulai dari sekolah, pemerintah, komunitas, dunia usaha hingga perguruan tinggi.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem olahraga yang semakin kuat sehingga masyarakat Kerinci dapat tumbuh menjadi masyarakat yang sehat, bugar, produktif dan berprestasi.
Lomba Senam Poco-Poco Ceria dan GWR tingkat SD dan SMP Kabupaten Kerinci Tahun 2026 pun resmi dimulai.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk menanamkan pola hidup sehat, meningkatkan prestasi olahraga sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah.
Kerinci sehat, Kerinci bugar, Kerinci berprestasi.















