SUNGAI PENUH, Porosjambimedia.com– Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sungai Penuh terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan yang positif bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satu program unggulan yang rutin dilaksanakan adalah latihan marawis, yang menjadi bagian dari pembinaan kepribadian berbasis keagamaan bagi para warga binaan.
Bertempat di area pembinaan Rutan Sungai Penuh, kegiatan ini diikuti oleh sejumlah WBP dengan penuh semangat dan antusias. Di bawah bimbingan langsung dari petugas pembinaan, para peserta secara intensif berlatih memainkan berbagai alat musik marawis sekaligus melantunkan selawat.
Melalui seni musik Islami ini, para WBP tidak hanya sekadar mengasah kemampuan kesenian mereka. Suasana latihan yang penuh kekompakan ini juga dirancang sebagai sarana yang efektif bagi mereka untuk belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, serta mengisi waktu luang selama menjalani masa pidana dengan kegiatan yang jauh lebih bermanfaat.
Kepala Rutan Sungai Penuh menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan melalui seni marawis merupakan salah satu upaya nyata dalam membentuk karakter WBP. Program ini diharapkan mampu meningkatkan nilai-nilai spiritual serta memperkuat akhlak para peserta agar menjadi pribadi yang lebih baik.
Dengan adanya latihan marawis yang digelar secara rutin ini, pihak Rutan berharap para WBP memiliki bekal moral, mental, dan keterampilan yang kuat. Bekal positif tersebut diharapkan dapat menjadi modal berharga ketika mereka kelak bebas dan kembali ke tengah-tengah masyarakat. Rutan Sungai Penuh menegaskan akan terus konsisten menghadirkan berbagai program pembinaan inovatif yang mendukung penuh proses reintegrasi sosial warga binaan.















