Sukabumi , Porosjambimedia.com– Peristiwa tragis terjadi di Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. Seorang anak perempuan berusia enam tahun harus menjalani perawatan intensif setelah tertembak senapan angin yang diduga meletus akibat kelalaian orang dewasa di rumahnya.
Korban berinisial SH mengalami luka tembak serius di bagian kepala. Insiden tersebut terjadi pada Jumat siang, 6 Februari 2026, di halaman rumah keluarga korban. Saat kejadian, senapan angin jenis PCP kaliber 4,5 milimeter sedang dibersihkan oleh ayah tirinya berinisial S (35).
Berdasarkan keterangan kepolisian, senjata
tersebut meletus secara tiba-tiba ketika bagian senapan sedang dibongkar. Tanpa disadari, peluru masih berada di dalam laras dan langsung meluncur mengenai kepala korban yang berada tepat di depan arah tembakan.
Akibat luka parah yang dideritanya, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Kadudampit sebelum akhirnya dirujuk ke RS Betha Medika Cisaat. Hingga saat ini, korban masih dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) dalam kondisi kritis dan belum sadarkan diri.
Kapolsek Kadudampit menyampaikan bahwa pihaknya telah mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti berupa senapan angin untuk kepentingan penyelidikan. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Kasus ini selanjutnya dilimpahkan ke Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi Kota guna pendalaman lebih lanjut, termasuk menelusuri unsur kelalaian dan kepemilikan senjata tersebut.
Di sisi lain, pemerintah desa setempat turut memberikan pendampingan kepada keluarga korban, termasuk membantu pengurusan administrasi BPJS Kesehatan agar proses pengobatan tidak terhambat.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan standar keselamatan dalam penyimpanan maupun perawatan senjata, terutama di lingkungan rumah yang terdapat anak-anak. (Dla)















