AS–Iran Buka Peluang Dialog, Pertemuan Rahasia Disebut Digelar di Turki

- Redaksi

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran disebut berpotensi mencair. Dua negara yang selama ini bersitegang itu dikabarkan tengah menyiapkan pertemuan tertutup di Turki pada 6 Februari 2026.

Informasi tersebut disampaikan seorang pejabat Arab yang mengetahui perkembangan diplomatik kedua pihak. Ia menyebut, pertemuan itu akan mempertemukan negosiator Amerika Serikat dengan pejabat tinggi Iran.

“Kontak diplomatik antara perwakilan AS dan pejabat senior Iran kemungkinan berlangsung Jumat ini di Turki,” ujar sumber tersebut kepada AFP, Selasa (3/2/2026).

Menurutnya, rencana pertemuan ini tidak lepas dari peran sejumlah negara mediator, termasuk Mesir, Qatar, Turki, dan Oman, yang aktif mendorong kedua pihak membuka jalur komunikasi.

Baca Juga :  600 Penerima Bansos di Magetan Terancam Dicoret, Diduga Terlibat Judi Online

Hubungan Washington–Teheran memang kembali memanas dalam beberapa waktu terakhir. Amerika Serikat meningkatkan kehadiran militernya di kawasan Timur Tengah serta memperkuat sistem pertahanan udara, menyusul pernyataan keras Presiden Donald Trump terhadap Iran.

Di sisi lain, Iran sempat melontarkan ancaman akan menutup Selat Hormuz jika diserang, sebuah langkah yang dapat mengguncang stabilitas energi global. AS pun mengingatkan Iran agar tidak melakukan manuver berbahaya di sekitar pasukan Amerika di kawasan tersebut.

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, sebelumnya juga mengingatkan bahwa serangan terhadap Iran berpotensi memicu konflik yang meluas.

Baca Juga :  BMKG Rilis Peringatan Cuaca 13–14 Oktober 2025

“Amerika Serikat harus menyadari, jika mereka memulai perang, dampaknya bisa berubah menjadi konflik regional,” tegas Khamenei.

Rencana pertemuan di Turki ini dinilai menjadi sinyal awal upaya meredakan ketegangan, meski hasilnya masih sangat bergantung pada sikap politik kedua negara. (Dta)

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB