Jambi, Porosjambimedia.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Jambi kembali dipimpin oleh Mhd Fadhil Arief. Bupati Batang Hari dua periode itu terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP Jambi yang digelar di Kantor DPW PPP Jambi, Jalan Kapt A Bakaruddin, Kota Jambi, Minggu (28/12/2025).
Keputusan aklamasi mencerminkan kekompakan internal partai serta kepercayaan penuh kader kepada kepemimpinan Fadhil Arief. Seluruh peserta muswil sepakat memberikan mandat lanjutan untuk menakhodai PPP Jambi pada periode berikutnya.
Pimpinan sidang Muswil, Kamaluddin Havis, secara resmi menetapkan Mhd Fadhil Arief sebagai Ketua DPW PPP Jambi sekaligus Ketua Formatur penyusunan kepengurusan baru.
Terpilihnya kembali Fadhil Arief dinilai sebagai buah dari capaian positif PPP Jambi selama beberapa tahun terakhir. Pada Pemilu Legislatif 2024, PPP berhasil mengamankan lima kursi DPRD Provinsi Jambi dan membentuk satu fraksi penuh, serta memperoleh kursi di sejumlah DPRD kabupaten dan kota.
Prestasi signifikan juga diraih di Kabupaten Batang Hari dan Sarolangun, di mana PPP keluar sebagai pemenang dan berhak menduduki kursi Ketua DPRD. Bahkan di Batang Hari, perolehan suara PPP melonjak tajam hingga meraih sembilan kursi legislatif.
Capaian tersebut dinilai sebagai hasil konsolidasi partai yang berjalan efektif, penguatan struktur organisasi hingga akar rumput, serta strategi politik yang mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap partai berlambang Ka’bah itu.
Muswil X PPP Jambi turut dihadiri dan dibuka langsung oleh Ketua Umum PPP, H.M. Mardiono, yang memberikan arahan sekaligus apresiasi atas kinerja DPW PPP Jambi.
Dalam sambutannya, Fadhil Arief menegaskan bahwa Muswil menjadi momentum evaluasi dan pembenahan internal partai. Ia menekankan pentingnya membentuk kepengurusan yang solid, aktif, dan benar-benar bekerja untuk kepentingan partai.
“Muswil ini menjadi kesempatan kita untuk memperbaiki diri dan menyusun kepengurusan yang kuat hingga tingkat bawah. Setelah ini akan dilanjutkan dengan muscab untuk mencari pengurus yang loyal dan siap bekerja,” ujarnya.
Fadhil menargetkan struktur kepengurusan hingga tingkat ranting dapat rampung paling lambat Desember 2026. Menurutnya, penguatan organisasi menjadi kunci menghadapi pemilu mendatang.
“PPP bukan milik segelintir orang. Kita harus membangun bersama. Penyusunan pengurus sampai ranting penting karena kita punya target politik, misalnya di Tanjung Jabung Timur minimal satu kursi pada pemilu berikutnya,” pungkasnya. (Hst)















