Harga Emas Dunia Sentuh Rekor Baru, Pasar Taruhan The Fed Akan Pangkas Suku Bunga

- Redaksi

Rabu, 12 November 2025 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com – Harga emas dunia kembali menanjak ke level tertinggi dalam hampir tiga minggu terakhir, seiring meningkatnya keyakinan pelaku pasar bahwa Bank Sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve) akan memangkas suku bunga pada akhir tahun ini.

Pada penutupan perdagangan Selasa (11/11/2025) waktu New York, harga emas dunia naik 0,26% ke posisi US$4.126,44 per troy ons, melanjutkan tren kenaikan tiga hari berturut-turut. Kenaikan ini sekaligus menjadi harga tertinggi sejak 20 Oktober 2025.

Sementara pada perdagangan Rabu (12/11/2025) pagi pukul 06.30 WIB, harga emas di pasar spot masih menguat 0,28% ke level US$4.136,59 per troy ons.

Penguatan emas didorong oleh ekspektasi bahwa drama politik dan potensi penutupan pemerintahan (shutdown) di AS segera berakhir. Dengan demikian, publikasi data ekonomi penting dapat kembali dilakukan, yang diyakini akan memperkuat sinyal pelemahan ekonomi dan membuka ruang bagi The Fed untuk memangkas suku bunga bulan Desember mendatang.

Baca Juga :  Meski Wisatawan China Merosot, Jepang Catat Rekor Tertinggi Kunjungan Turis Asing

“Pasar menilai data ekonomi AS akan menunjukkan pelemahan signifikan. Jika itu terjadi, peluang pemangkasan suku bunga akan semakin besar — hal yang positif untuk emas dan perak,” ujar Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals, Rabu (12/11/2025).

Sebagaimana diketahui, emas cenderung menguat di tengah lingkungan suku bunga rendah, karena logam mulia ini tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset), namun tetap dipandang sebagai aset lindung nilai (safe haven) yang aman di tengah ketidakpastian ekonomi.

Sebelumnya, Senat AS menyetujui kesepakatan untuk mengakhiri kebuntuan politik yang memicu penutupan pemerintahan terlama dalam sejarah. Dampak shutdown ini sempat mengganggu publikasi data ekonomi, termasuk laporan ketenagakerjaan dan inflasi.

Di sisi lain, Gubernur The Fed Stephen Miran mengindikasikan bahwa pemangkasan suku bunga sebesar 50 basis poin pada Desember mungkin diperlukan, mengingat lemahnya pasar tenaga kerja dan inflasi yang terus melandai.

Menurut laporan UBS, permintaan emas global tahun ini diprediksi menjadi yang terkuat sejak 2011, terutama karena meningkatnya ketegangan geopolitik dan risiko politik di berbagai kawasan.

Baca Juga :  Prabowo Kumpulkan Elite Gerindra di Hambalang, Tekankan Kepemimpinan Berpihak pada Rakyat

“Setiap lonjakan risiko global bisa mendorong emas menembus target kenaikan baru di US$4.700 per troy ons,” tulis UBS dalam catatannya.

Harga Perak Ikut Menguat

Tak hanya emas, harga perak (XAG) juga mengalami lonjakan tajam. Pada penutupan perdagangan Selasa (11/11/2025), perak naik 1,36% menjadi US$51,23 per troy ons — level tertinggi dalam dua minggu terakhir.

Namun, pada perdagangan Rabu (12/11/2025) pagi, harga perak sedikit terkoreksi 0,18% ke level US$51,32 per troy ons, setelah reli kuat selama tiga hari berturut-turut. (Hst)

Sumber Berita : CNBC INDONESIA

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB