JAKARTA, Porosjambimedia.com — Setelah performa mengecewakan Timnas Indonesia di putaran keempat kualifikasi, PSSI resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Patrick Kluivert. Pemecatan pelatih asal Belanda itu diumumkan pada Kamis, 16 Oktober 2025, dan langsung memicu perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola nasional.
Menariknya, nama Shin Tae-yong kembali muncul ke permukaan sebagai kandidat terkuat untuk menangani Timnas Indonesia.
Pelatih asal Korea Selatan itu sebelumnya menakhodai skuad Garuda selama lima tahun sebelum digantikan oleh Kluivert pada Januari lalu.
Pengamat sepak bola nasional, Gita Suwondo, menilai bahwa peluang Shin untuk kembali cukup terbuka, mengingat dukungan besar dari publik dan catatan positif selama masa kepemimpinannya.
“Shin Tae-yong mungkin akan dipanggil lagi karena itu keinginan masyarakat. Di bawah arahannya, Timnas menunjukkan progres signifikan dan sempat tampil percaya diri di level Asia,” ujar Gita, Jumat (17/10/2025).
Menurut Gita, beberapa kekurangan yang menjadi kendala di era Shin kini telah teratasi. Munculnya pemain-pemain baru seperti Joey Pelupessy di lini tengah dan Ole Romeny sebagai striker murni membuat gaya bermain Shin bisa berjalan lebih maksimal jika ia kembali melatih.
“Saat Shin melatih dulu, kita kekurangan pemain dengan karakter kuat di posisi tertentu. Sekarang tim lebih lengkap,” tambahnya.
Namun, Gita juga mengingatkan bahwa kemungkinan kembalinya Shin masih bergantung pada dua faktor penting — keinginan pribadi sang pelatih dan kesediaan PSSI untuk bekerja sama lagi setelah dinamika pemecatan sebelumnya.
“Pertanyaannya, apakah Shin masih mau kembali? Dan apakah federasi bersedia mengulang kerja sama setelah perpisahan yang cukup panas waktu itu?” ucapnya.
Selain Shin Tae-yong, sejumlah nama pelatih lain juga dikabarkan masuk radar PSSI. Namun, faktor finansial disebut menjadi pertimbangan besar dalam menentukan siapa yang akan menjadi arsitek baru Timnas.
“Masih banyak pelatih bagus yang bisa dipertimbangkan, tapi PSSI perlu realistis soal anggaran dan kompensasi,” kata Gita.
Sebelum menunjuk pelatih baru, PSSI juga harus menyelesaikan urusan administrasi dan kompensasi dengan Patrick Kluivert dan tim pelatihnya yang baru saja diberhentikan.
Dengan euforia publik yang menginginkan Shin Tae-yong kembali, kini semua mata tertuju pada keputusan PSSI: apakah Garuda akan kembali dipimpin oleh sang pelatih legendaris asal Korea Selatan itu, atau justru muncul nama baru yang akan memulai era baru Timnas Indonesia. (Hst).
Sumber Berita : Jambiindependent.co.id















