Proyek Oplah 2024 Diduga Menjadi Skandal Mega Korupsi: Kadis TPHP Provinsi dan Swasta Diduga Main Mata!

- Redaksi

Jumat, 23 Mei 2025 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Porosjambimedia.com, Jambi– Program nasional optimalisasi lahan pertanian (oplah) di Provinsi Jambi tahun 2024 ternyata tidak sepenuhnya berjalan mulus. Di tengah sejumlah titik yang berhasil menunjukkan hasil baik, muncul pula temuan serius terkait pelaksanaan proyek di Kabupaten Kerinci, Muaro Jambi, dan Tanjung Jabung Barat. Dugaan penyimpangan teknis hingga indikasi korupsi kembali menyeret tanggung jawab Ir. Rumusdar, Kepala Dinas TPHP Provinsi Jambi sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Proyek ini sejatinya memiliki dua skema pelaksanaan: swakelola oleh TNI dan kontraktual oleh pihak ketiga. Beberapa titik swakelola menunjukkan capaian optimal, namun proyek yang dikerjakan pihak swasta di tiga kabupaten tersebut justru menjadi sorotan karena banyaknya pelanggaran spesifikasi dan dugaan manipulasi laporan.

Kerinci, Muaro Jambi, Tanjab Barat: Titik Rawan Proyek Oplah

Laporan dari tim investigasi dan pengaduan warga di lapangan mengungkap:

• Pengalihan lokasi tanpa dokumen pendukung

• Volume kerja tidak sesuai kontrak

• Perubahan sepihak terhadap RAB

• Pekerjaan belum rampung meski masa kontrak habis

 • Tim audit turun sebelum pekerjaan selesai, membuka ruang manipulasi

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Apresiasi Entrepreneurship Award LLDIKTI Universitas Muhammadiyah Jambi

Situasi ini menimbulkan kecurigaan kuat bahwa pelaksana proyek swasta bermain mata dengan oknum pejabat dinas. Dugaan ini semakin menguat karena tidak ada sanksi tegas dari dinas terhadap pelanggaran kontraktual yang nyata.

Tanggung Jawab Kadis TPHP Tidak Bisa Dielakkan

Sebagai KPA, Ir. Rumusdar memegang peran kunci dalam memastikan proyek berjalan sesuai aturan. Pembiaran terhadap penyimpangan di tiga kabupaten menunjukkan dua kemungkinan: kelalaian fatal atau keterlibatan langsung dalam skema permainan proyek. Diamnya Kadis sejauh ini justru memperkuat dugaan bahwa proyek telah dikendalikan untuk kepentingan segelintir elite birokrasi dan pihak rekanan.

Pola Bermasalah: Proyek Kontraktual Rawat Rente

Sementara proyek swakelola TNI menunjukkan efisiensi, proyek kontraktual oleh pihak swasta justru penuh mark-up, keterlambatan, hingga hasil yang buruk. Perusahaan rekanan yang mendapatkan proyek melalui sistem e-Katalog ULP Provinsi Jambi diduga sudah “diatur” sejak awal—sebuah pola yang berulang dalam praktik rente proyek daerah.

Audit dan Evaluasi Segera Dilakukan

Masyarakat dan aktivis mendesak agar:

Baca Juga :  MTS Terpadu Darunnajah kembali harumkan nama kerinci di tingkat Provinsi Jambi

• BPK dan KPK melakukan audit investigatif di tiga kabupaten rawan

• Seluruh kontraktor swasta yang terlibat diperiksa ulang

• Kadis TPHP Jambi dicopot sementara dan diperiksa pertanggungjawabannya

• Pokja ULP, PPTK, dan tim teknis dimintai keterangan dalam skema ini

Bukan Semua Gagal, Tapi Banyak yang Dikorupsi

Proyek oplah tidak semuanya gagal. Beberapa lokasi berhasil menunjukkan peningkatan produktivitas. Namun titik-titik yang bermasalah tak bisa diabaikan. Satu saja korupsi dalam proyek pertanian berarti mengkhianati ribuan petani.

Ini bukan soal angka, tapi soal niat. Jika proyek untuk rakyat dijadikan ajang permainan uang, maka publik berhak menuntut akuntabilitas tertinggi—dari pejabat hingga pihak ketiga.

Jangan jadikan keberhasilan sebagian titik sebagai tameng untuk menutupi bau busuk korupsi di titik lainnya.

Penulis : ZR

Editor : Hesty

Berita Terkait

Mubes IV PMHKS Digelar, Irfan Hermawan Terpilih Nahkodai Kepengurusan Baru
Baru Diluncurkan, Freelander 8 Raup 5.000 Pesanan Hanya dalam 12 Jam
4 Ide Kreatif Memanfaatkan Botol Parfum Bekas agar Tak Berakhir Jadi Sampah
Presiden Club UNJA Resmi Terbentuk, Himpun Presiden Mahasiswa Lintas Generasi untuk Mengabdi bagi Almamater dan Bangsa
Sah! Reval Kurniawan Nahkodai MMA Jambi. Era Baru Dimulai :  MMA Jambi Siap Guncang Oktagon Nasional !
Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Lomba Stand Up Comedy Polda Jambi Sukses Hibur Masyarakat
Dukung Pemasyarakatan yang Lebih Baik- Staf Menteri IMIPAS Resmikan Gerai Puskopasindo Kanwil Ditjenpas Jambi
Tingkatkan Profesionalisme, Polda Jambi Gelar Rakernis Gabungan Bidkum dan Bidhumas TA 2026
Berita ini 329 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB