Viral…!! Beredar Vidio Aksi Coret-coret fasilitas umum Pemkab Kerinci Oleh Siswa Kabupaten tetangga di perbatasan Kerinci -Merangin
Porosjambimedia.com,Kerinci– Euforia kelulusan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) kembali diwarnai dengan aksi coret-coret seragam sekolah. Pemandangan sejumlah siswa dan siswi yang bersuka ria dengan seragam penuh cat warna-warni terlihat mewarnai dan coret-coret di tugu selamat datang kabupaten kerinci dan mewarnai jalan nasional kerinci – merangin.
Menurut informasi yang di dapatkan Berita kerinci sungai penuh, kejadian ini terjadi pada hari Minggu,(27/04/2025).
Tradisi yang telah berulang setiap tahun ini menuai keprihatinan dari berbagai pihak. Pasalnya, aksi ini dinilai tidak memberikan nilai positif dan justru menimbulkan dampak negatif. Banyak yang menyayangkan tindakan mubazir ini, di mana seragam yang masih layak pakai justru dicemari dengan cat.
Salah satu warga muara hemat, menyayangkan hal ini terjadi apalagi dilakukan di daerah nya sendiri dan ia mengatakan aksi coret-coret di depan tugu selamat datang kabupaten kerinci dilakukan oleh sekolah dari kabupaten tetangga kabupaten kerinci.
“ Itu sekolah dari kabupaten tetangga dan sudah dapat pelaku nya,serta sudah kami minta agar pada hari minggu membersihkannya kembali seperti semula, Jadi kami sebagai masyarakat desa muara hemat tidak terima desa kami di coret-coret seperti itu, oleh karena itulah kami viral kan aksi tersebut, kami cari pelaku nya dan alhamdulillah sudah ketemu,dan mereka sudah memintak maaf juga, serta siap bertanggung jawab untuk membersihkan kembali”,ungkap salah satu warga Muara hemat.
Salah satu aktivis perempuan Mimi Fitria juga Sangat-sangat menyayangkan tradisi coret-coret di saat perayaan kelulusan, mending merayakan dengan hal-hal yang positif.
“Sangat disayangkan tradisi coret-coret ini masih terjadi. Selain merusak pakaian yang masih bisa digunakan, tindakan ini juga tidak mempertimbangkan teman-teman lain yang mungkin tidak memiliki kemampuan ekonomi yang sama untuk membeli seragam baru,” ujar Mimi.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa alangkah lebih bermanfaat jika seragam-seragam tersebut disedekahkan kepada mereka yang lebih membutuhkan.
Editor : Hesty















