Prof. Uli Kozok: “Bahasa Daerah Terancam Punah”

- Redaksi

Sabtu, 2 November 2024 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POROS, HAWAI – Prof. Dr. Uli Kozok, seorang peneliti bahasa, budaya dan sastra mengungkapkan. Kini diperkirakan tinggal sekitar 6% warga Indonesia yang tidak bisa berbahasa Indonesia. Kebanyakan mereka itu (3 juta) tinggal di Jawa Timur.

“Nah, hal ini tentu sangat menggembirakan. Artinya bahasa Indonesia di Indonesia lebih sukses daripada bahasa Inggris di Amerika. Di Amerika diperkirakan 8% warga tak pandai berbahasa Inggris”. Ungkap pria berdarah jerman ini pada Porosjambimedia.com

Satu lagi hal yang menggembirakan: Indonesia adalah negara dengan terbanyak warga yang bisa berbahasa tiga bahasa atau lebih. kata kozok.

Baca Juga :  Ada apa ??, Proses Hukum kasus dugaan suap mantan komisioner KPU dihentikan!

Kabar yang tidak begitu menggembirakan. Kemampuan berbahasa Inggris warga Indonesia tergolong sangat rendah (peringkat ke 80 dari 112 negara yang tidak berbahasa Inggris).

Kabar yang paling tidak menggembirakan: Semakin banyak bahasa daerah terancam punah. Termasuk bahasa daerah yang relatif besar. Suku Toba termasuk suku ke-10 terbesar di Indonesia,  tetapi semakin banyak anak-anak tidak lagi bisa berkomunikasi dalam bahasa ibunya. Apalagi bahasa daerah yang lebih kecil seperti Pakpak dan Simalungun.

Ini peringkat suku-suku terbesar di Indonesia:

1. Jawa 100 juta

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Hadiahkan 5 Umroh Gratis Untuk Guru dan Siswa Sekolah Islam Terpadu Nurul ‘Ilmi

2. Sunda 45 juta

3. Melayu 11,5 juta

4. Madura 7,2 juta

5. Betawi 6,9 juta

6. Minangkabau 6,6 juta

7. Bugis 6,4 juta

8. Tionghoa 5 juta

9. Banjar 4,2 juta

10. Batak Toba 4,1 juta

11. Bali 4 juta

12. Aceh 3,6 juta

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

SMAN 4 Kerinci Gelar Pekan Karya, Angkat Tradisi Balahak dan Kearifan Lokal
Mubes IV PMHKS Digelar, Irfan Hermawan Terpilih Nahkodai Kepengurusan Baru
QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
Gelar Karya SMAN 4 Kerinci Siap Digelar, Yuk Meriahkan Ajang Kreativitas dan Pelestarian Budaya
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Mubes Perdana Debalang Provinsi Jambi Digelar, Pengurus Kabupaten/Kota Satukan Komitmen Perkuat Marwah Adat
Ramli Taha Dorong Debalang Jambi Bangun Fondasi Organisasi hingga Tingkat Kabupaten dan Kota
H. Ramli Thaha Terpilih Aklamasi Pimpin Debalang Negeri Sepucuk Jambi 2026–2030
Berita ini 415 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB