Porosjambimedia.com, Kerinci – Tali asih Tentara Negera Indonesia (TNI) membantu ketersediaan pangan bagi santri Yatim piatu dan tidak mampu di pesantren Al-Kahfi kalam Madani di desa blui tinggi Kabupaten kerinci provinsi Jambi, terjalin melalui program Urban Farming .
Anggota Koramil 417-03 Air hangat memanfaatkan lahan kosong dan menganggur di lingkungan pesantren untuk program urban farming penyediaan pangan bagi santri yatim piatu,santri tidak mampu dan santri korban broken home yang tinggal di asrama pesantren al-kahfi
Peltu TNI Wedi.N anggota Koramil 417-03 Air hangat mengatakan kurang lebih 2 hektar lahan kosong dan menganggur di lahan pesantren diolah untuk kebun tempat bercocok tanam serta kolam ikan jika lahan masih tersedia maka akan juga dibuatkan kandang ayam. Pengolahan lahan akan terus berlanjut oleh anggota Koramil 417-03 air hangat sedangkan bibit pangan dan ikan akan diberikan oleh kodim 0417 kerinci.
“Kami akan memanfaatkan lahan kosong dan menganggur di Pesantren Al-kahfi untuk ditanami bahan pangan, Jadi untuk nanti juga dilanjut dengan pembuatan kolam dari sini, nanti kalau ada tempat pengolahan ternak ayam kita akan membangun di belakangnya, adapun untuk luas lahan Lebih kurang 2 hektar”, Tuturnya.
Ditempat terpisah Dandim 0417 kerinci, Letkol Inf.Eko budiarto. S.iK, saat diwawancarai wartawan porosjambimedia menjelaskan alasan pihaknya memilih Pondok pesantren Al-Kahfi untuk dibantu dalam ketahanan pangan, ialah karena anak-anak di Ponpes tersebut merupakan santri yatim, santri Tidak mampu dan santri yang broken home, Dan sudah selayaknya melalui Ketahanan pangan ini bisa membantu Para santri lebih mandiri dan mau berusaha untuk kelangsungan hidup mereka.
“Di ponpes ini, kita lihat ada santri Yatim, santri Kurang mampu dan santri yang broken home, bahkan mereka sekolah tidak dipungut biaya, Pihak ponpes mendapatkan biaya anak-anak dari para donatur, dan hasil sumbangan, selain jika ada sedikit rezeki kita ajan sisihkan untuk mereka, saya juga berusaha bantu mencarikan Bapak asuh yang mau bersedekah untuk santri di ponpes”, tutur nya.
Dandim juga menambahkan, Dengan adanya bantuan Bibit pangan dan benih ikan serta Anak-anak ayam untuk berternak, mereka bisa belajar merawat dan mengembangkan bibit-bibit tersebut bagaimana caranya bisa berkembang dan menghasilkan, ia berharap para santri selain belajar agama juga belajar bagaimana menghadapi kehidupan sebenarnya.
“Inilah kehidupan yang sebenarnya, dimana mereka harus tau caranya bertahan hidup,
Mengetahui perjuangan mencari nafkah untuk kebutuhan hidupnya, sekolah itu seyogyanya hanyalah tempat untuk menuntut ilmu”. Terangnya.
Dandim juga memaparkan Dampak positif dari adanya bantuan Pangan yang dikerjakan langsung oleh para TNI di Koramil Air hangat ialah, “lahan sekitar ponpes yang sebelumnya tidak terawat ataw kurang rapi setelah digarap untuk pembuatan kebun menjadi lebih bersih dan tertata rapi, dan kedepan ini akan semakin cantik dan asri”, Terangnya.
Penulis : Hesty
Editor : SAFWANDI















