Dubes RI Kairo Apresiasi Budidaya Udang Vaname di Sulawesi Tengah

- Redaksi

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POROS, SULAWESI – Pada 16 Oktober 2024, Duta Besar RI untuk Mesir, Dr. Lutfi Rauf didampingi Atase Perdagangan, M. Syahran Bhakti, Pelaksana Fungsi Ekonomi, Rifki Rustam Arsyad beserta Staf Atdag, Syamsu Alam dan Staf Ekonomi KBRI Kairo, Hasbiyallah Alwi melakukan kunjungan ke lokasi budidaya udang vaname di Tambak PT. Esaputlii Prakarsa Utama di Desa Donggulu dan Donggulu Selatan. Kabupaten Parigi Mautong, Sulawesi Tengah.

Dalam pertemuan yang disambut langsung oleh Direktur Utama PT. Esaputlii Prakarsa Utama (EPU) H. Ahmad Bhakty Baramuli, MBA, didampingi Kepala Cabang PT.EPU Parigi Moutong, Bapak Efendi Batjo, Dan Thomas Pattiapon sebagai Division Head Coldstorage serta Moh.Khaliq Prabowo, Middle East Market Consultant Dan sejumlah karyawan PT. EPU bersama Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah.

Ahmad Bhakty Baramuli dalam penyampaiannya menerangkan, PT. EPU memiliki visi mewujudkan industri perikanan budidaya terintegrasi, modern serta terkemuka di Indonesia khususnya produk udang vaname. Bhakty menguraikan, saat ini PT. EPU telah membuka tambak udang Vaname seluas 245,96 hektar di Desa Donggulu, Parigi Moutong dan toli-toli. Bhakty mengharapkan dalam tiga kali panen setahun dapat menghasilkan produksi udang vaname sejumlah 12.400 ton yang dapat memenuhi permintaan domestik seluruh nusantara dan diharapkan dapat memenuhi permintaan ekspor dari berbagai negara seperti AS, RRT, Jepang, Australia, Uni Eropa, negara-negara di Asia serta Timur Tengah.

Baca Juga :  Wako Ahmadi Pimpin Sidak, Pantau Harga Pangan Jelang Hari Raya Idul Adha

Bhakty juga membuka kesempatan kepada para investor Arab dan Timur Tengah untuk menanamkan sahamnya di perusahaan PT. EPU termasuk dalam pembukaan lahan tambak di Tg. Santigi, Kabupaten Toli-Toli dan cold storage di Desa Wombo, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala yang nilainya diatas Rp. 400 miliar.

Fungsi Ekonomi KBRI Kairo, Rifki Rustam Arsyad turut menyampaikan bahwa guna menggaet minat investor, KBRI mengajak PT. EPU untuk dapat mempromosikan peluang investasi di lahan yang dimaksudkan dalam kegiatan promosi investasi yang akan dilaksanakan KBRI pada bulan November bekerjasama dengan Kementerian Investasi RI c.q. IIPC Abu Dhabi.

Duta Besar RI, Lutfi Rauf saat mengunjungi lahan tambak udang vaname ini mengapresiasi dan mendukung PT Esaputlii Prakarsa Utama yang sudah memiliki ketersediaan produk udang vaname untuk memenuhi permintaan dalam negeri dan juga mengharapkan dapat memenuhi permintaan pasar Timur Tengah khususnya Pasar Mesir. Konsumen Mesir sangat menyukai produk perikanan dan hasil laut Indonesia termasuk produk udang ini.

Baca Juga :  PPMI Mesir Sukses Gelar Simposium Kawasan Timur Tengah dan Afrika.

Atase Perdagangan KBRI Kairo, M. Syahran Bhakti menambahkan dengan adanya sistem digitalisasi data operasional udang ini dengan memperhitungkan keberlanjutan usaha dan lingkungan sekitar akan memberikan nilai positif bagi PT. EPU untuk mendapatkan buyer-buyer potensial dari Mesir dan Arab sekitar. Sebagai informasi produk perikanan dan hasil laut (HS code 1604) Indonesia yang diekspor ke Mesir pada 2023 mencapai USD 2 juta atau senilai Rp. 30 miliar dan untuk produk ikan beku (HS code 0303) sebesar USD 855 ribu atau senilai Rp. 13,2 miliar.

Penulis : Robi

Sumber Berita : Dubes cairo,Mesir.

Berita Terkait

Industri Hulu Migas Dorong Ekonomi Daerah, PetroChina Kontribusi Terbanyak Untuk Jambi
Ketegangan Global Dorong Lonjakan Harga Emas Dunia dan Domestik
PT Rukun Raharja Tbk Pastikan Free Float Tetap Aman Meski Buyback Saham Rp250 Miliar
Panduan Lengkap Mengaktifkan Dana Cicil di Aplikasi DANA, Ini Syarat dan Cara Mudahnya
Gen Z Tak Mau Waktu Terbuang: Dari Hobi Santai Jadi Sumber Cuan
Harga Emas Antam Anjlok Tajam, Turun Rp 183 Ribu per Gram Hari Ini
Gaya Hidup Frugal Living, Cara Cerdas Mengatur Keuangan agar Tidak Boncos
Pemerintah Percepat Reformasi Pasar Modal, Tegas Berantas Manipulasi Saham Spekulatif
Berita ini 177 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB