Kerinci, Porosjambimedia.com– Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci saat ini tengah melakukan pengisian monitoring dan evaluasi (monev) keterbukaan informasi publik. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian yang disampaikan Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Hamdi, SE.Ak., M.Pd.I., selaku pembina apel pagi, Rabu (2/9/2026).
Dalam amanatnya, H. Hamdi menyampaikan bahwa progres keterbukaan informasi publik perlu terus ditingkatkan melalui kerja sama seluruh jajaran. Keterbukaan informasi publik merupakan upaya badan publik dalam menyediakan dan menyampaikan informasi yang dibutuhkan masyarakat secara terbuka, transparan, akurat, dan mudah diakses, sesuai ketentuan yang berlaku.
“Semakin terbuka kita, semakin informatif kita dalam keterbukaan, meliputi informasi, pelayanan, dan website,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa keterbukaan informasi tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan informasi, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai program, kegiatan, pelayanan, serta kinerja Kementerian Agama secara jelas dan mudah diakses. Karena itu, pengelolaan website dan berbagai media informasi perlu terus dioptimalkan.
Selain keterbukaan informasi publik, H. Hamdi juga mengingatkan seluruh jajaran untuk meningkatkan progres Pembangunan Zona Integritas (PMPZI). Evaluasi PMPZI direncanakan dilakukan pada pekan mendatang akan kita adakan rapat evaluasi dengan melibatkan tim Ortala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi untuk melihat sejauh mana perkembangan yang telah dicapai.
Terkait Tunjangan Profesi Guru (TPG), ia meminta agar proses penyalurannya benar-benar tepat sasaran. Tugas tambahan yang menjadi dasar administrasi harus dipastikan benar-benar ada, dilaksanakan, sesuai dengan linearitas, serta didukung laporan yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Tugas tambahan ini harus dimaksimalkan, sehingga kualitas pembelajaran agama dapat meningkat dan memberikan dampak, sesuai dengan tujuan Kementerian Agama, yakni menghadirkan program yang berdampak,” tegasnya.
Melalui apel tersebut, seluruh ASN Kankemenag Kerinci diharapkan terus memperkuat komitmen terhadap transparansi, akuntabilitas, kualitas pelayanan, dan pelaksanaan tugas yang berdampak bagi masyarakat. (Humas)















